Cerita Soekarno Jatuh Cinta pada Ibu Kos, dan Jadi Pertemuan Terakhir dengan Anak Tjokroaminoto

Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah kost milik Tjokro di Surabaya, Soekarno kemudian pindah ke Bandung pada 1921.

Cerita Soekarno Jatuh Cinta pada Ibu Kos, dan Jadi Pertemuan Terakhir dengan Anak Tjokroaminoto
Soekarno 

Baca: Setelah Heboh Bopak Castelo Nikahi Gadis Muda, Kabar Terbarunya Kini Lahirkan Anak Perempuan

Ada faktor lain yang membuat Soekarno tidak merasa bahagia menikah dengan Oetari, yaitu kehadiran Inggit Garnasih.

Soekarno sering melampiaskan kegelisahannya akan Oetari kepada Inggit.

Oetari dianggap seperti bayi yang tidak mengerti alur dan jalan pikiran Soekarno.

Selain itu, Soekarno juga tidak menemukan sosok keibuan pada Oetari, seperti Suharsikin bagi Tjokroaminoto.

Selama tinggal di rumah kost Tjokro, Soekarno mendambakan kehidupan pernikahannya seperti Tjokroaminoto-Suharsikin.

Oetari Tjokoaminoto
Oetari Tjokoaminoto (IST)

Hubungan anak kost dengan ibu kostnya itu pun semakin intensif.

Perbincangan keduanya kerap berlangsung hingga larut malam.

Bahkan keduanya disebut makin mesra saat Sanusi, suami Inggit, sudah tidur.  

Kedekatan itulah yang membuat Oetari cemburu.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved