Kurang Gizi Bisa Dicegah Lho
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Barangkali, Anda masih bertanya-tanya, apa sih stunting? Wah, hati-hati lho, ternyata
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Barangkali, Anda masih bertanya-tanya, apa sih stunting? Wah, hati-hati lho, ternyata stunting punya dampak buruk. Stunting adalah kondisi kurang gizi dialami manusia dalam jangka waktu cukup lama. Kondisi ini bisa dimulai sejak dalam kandungan.
Dalam acara Tribun Nutrition di Ceria Hotel, Sabtu (3/3/18) stunting dipaparkan. Pada kesempatan ini, lebih membahas tentang kependekan (kekurangtinggian) seseorang yang disebabkan kurangnya asupan gizi. Acara ini mengangkat tema 'Peran Kita dalam Mencegah Stunting untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa'.
Menurut Fery T Sihotang, SKM, M Kes, satu di antara narasumber, stunting ternyata dapat berpengaruh kepada intelligence quotient (IQ) sebesar 11-15 persen. "Itu akan berpengaruh terhadap daya saing seseorang dalam berbagai hal," terangnya.
Fery mencontohkan, dalam memperoleh pekerjaan, seseorang dengan IQ lebih tinggi lebih besar diterima daripada ber-IQ rendah. Dia menambahkan, stunting juga dapat menyebabkan kemungkian menderita penyakit tidak menular semakin besar.
Meski demikian, narasumber lainnya, Helfian Anmun, SST, M Kes menjelaskan, hal tersebut bisa dicegah sejak dini. "Hal tersebut bisa dicegah sejak sebelum masa kehamilan. Caranya dengan memenuhi kebutuhan asupan gizi ibu," jelasnya.
Lebih lanjut, Helfian menjelaskan pentingnya menjaga pola hidup sehat saat 1000 hari pertama kehidupan. "Itu mulai terhitung sejak sembilan bulan 10 hari dalam kandungan, lalu 720 hari pada masa pertama bayi," paparnya.
Bagi yang telah menderita stunting ketika lepas dari masa tersebut, Helfian menjelaskan, semakin cepat penanggulangannya, maka semakin cepat pula penyembuhannya. Hal tersebut dilakukan dengan memenuhi asupan gizi cukup, sehingga pertumbuhan tubuh perlahan normal. (cre)