Sungai Penuh Ubah Nama Jadi PDAM Tirta Khayangan, 87 Karyawan Tetap Digaji dari APBD

Penyerahan aset terjadi setelah Pemkot Sungai Penuh menyanggupi membayar kompensasi Rp 6 miliar.

Tribun Jambi
Pemerintah Kota Sungai Penuh mengganti PDAM Tirta Sakti menjadi PDAM Tirta Khayangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh mengganti PDAM Tirta Sakti menjadi PDAM Tirta Khayangan. Penggantian dilakukan setelah secara resmi penyerahan aset PDAM Tirta Sakti ke Pemerintah Kota sungai Penuh di BPK Jambi pada Jumat lalu.

Demikian juga dengan 87 karyawan PDAM yang sebelumnya digaji Pemkab Kerinci, juga sudah termasuk milik Pemkot Sungai Penuh.

Informasi yang dihimpun, Pemkot Sungai Penuh mengganggarkan sebesar Rp 3miliar untuk gaji karyawan dan Rp 6 miliar untuk mengganti alias kompensasi aset ke Pemkab Kerinci.

Dengan demikian, kabar yang menyatakan Pemkot Sungai Penuh belum siap untuk menggaji karyawan PDAM, dibantah kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Sungai Penuh, Makna Rasyid.

M Rasyid mengatakan penyerahan aset Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Sakti Kerinci ke Pemkot Sungai Penuh terjadi setelah Pemkot Sungai Penuh terlebih dahulu menyanggupi membayar kompensasi Rp 6 miliar.

Dia mengatakan setelah pihaknya melakukan pembahasan dengan tim aset Pemkab Kerinci hingga menemui jalan keluar. Rasyid mengatakan anggaran sebesar Rp 6 miliar tersebut akan dianggarkan pada APBD Perubahan Kota Sungai Penuh 2018.

BACA FOTO-FOTO: Syukuran Tahun 2018 Kompas Gramedia Jambi, Corat-coret Lipstik di Wajah

"Jadi semuanya sudah dibahas dulu. Di APBD memang belum dianggarkan, tapi di APBD-P nanti dianggarkan untuk pembangunannya" jelasnya

Setelah dianggarkan, pihaknya akan segera melakukan perombakan. Mulai dari manajemen PDAM, serta operasionalnya yang akan diperbaiki dan dioptimalkan. Selain itu pihaknya akan mengakomodir 87 karyawan PDAM tersebut. Bahkan nama sudah diganti menjadi PDAM Tirta Kahyangan Sungai Penuh. "Kita sudah rancang gajinya, sekitar Rp 3 miliar. jadi manajemen akan lebih baik dan pelayanan nanti akan kita tingkatkan," jelasnya

Penyerahan aset PDAM Tirta sakti yang berada di Kota Sungai penuh kepada Pemkot Sungai Penuh di BPK Jambi, ditandai dengan penandatanganan MoU bersama Wako AJB, Bupati Kerinci, Ketua DPRD Kota Sungai penuh, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci. Itu juga disaksikan Kepala BPKP Perwakilan Jambi dan Wakil Gubernur Jambi diwakili Sekda MDianto. Penandatanganan MoU dilaksanakan di kantor BPKP perwakilan Jambi.

Wali Kota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB), mengatakan setelah penandatangan MoU di BPKP pihak kabupaten Kerinci dapat segera menyelesaikan proses persetujuan dewan. Selain itu menerbitkan surat keputusan bupati tentang pengapusan atas aset PDAM Tirta Sakti yang diserahkan ke Pemkot Sungai Penuh agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Dengan ditandatanganinya MoU penyerahan aset PDAM Tirta Sakti kepada Pemkot Sungai Penuh, maka pemkot Sungai Penuh sudah bisa melakukan pengelolaan sendiri perusahaan daerah air minum yang diharapkan akan memenuhi harapan masyarakat akan kebutuhan air bersih berkualitas," katanya.

BACA VIDEO: Wali Kota Jambi Resmikan Car Free Night, Digelar Setiap Malam Minggu

BACA Pelaku Masuk Ayunkan Pedang, Teriak-teriak, Romo Edmund Prier Luka di Kepala

Penulis: hendri dede
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved