Human Interest

GALERI FOTO: Tak Ada Lagi Sado di Simpang Sado

Sejak dulu, Simpang Sado punya cerita. Jejeran kendaraan yang ditarik kuda ini rapi dari Tugu Sriwijaya sampai pasar buah.

GALERI FOTO: Tak Ada Lagi Sado di Simpang Sado
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Tak ada lagi sado di Simpang sado, Rabu (7/2). 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejak dulu, Simpang Sado punya cerita. Jejeran kendaraan yang ditarik kuda ini rapi dari Tugu Sriwijaya sampai pasar buah. Namun sekarang, tak lagi sama.

Rabu (7/2/18), Tribun menyambangi tempat itu. Tak ada sado yang berjejer, seperti dalam cerita-cerita dulu.

Tukang parkir di Simpang Sado, Ajo menuturkan kisah itu sudah lama berlalu.

"Kalau dulu ramai, tapi sekarang macam inilah," katanya.

07022018_simpang sado
Simpang sado tak lagi sama.(TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Baca: Di Merangin, Lansia Wanita Lebih Banyak dari Laki-laki. Ini Imbauan Bupati

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut penunggang sado harus perlahan-lahan mundur dari pekerjaan itu.

"Kalau dulu, sehari itu masih ada yang naik. Sekarang kan, orang sudah naik motor, naik mobil. Sedangkan kalau sado kan, pakai kuda, perlu makan. Kalau tidak ada penghasilan, susah, kan?" jelasnya.

Dia menceritakan, sekarang, para tukang sado hanya menunggu kalau ada sewaan. Menunggu penumpang tak lagi dapat diharapkan.

"Paling cuma sekali-sekali mangkal, itu pun tinggal dua sado pada  sore hari," tandasnya.

07022018_simpang sado
Tak ada lagi sado di Simpang Sado. (TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Baca: GALERI FOTO: Begini Usaha Mahasiswa untuk Menyegel Ruangan Zola dan Cornelis

Baca: Astaga! Ibu Dua Anak Diperkosa Remaja Ini Hingga Rahimnya Nyaris Robek. Ternyata Gunakan. . .

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved