Adam: Saya Kaget Dapat Umrah Gratis dari Pemkab
"Saat saya mendapat penggilan dari panitia diberi kesempatan berangkat umrah gratis dengan biaya pemerintah..."
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin kembali memberangkatkan guru mengaji dan pegawai syara untuk umrah. Gelombang kedua ini ada 35 orang jemaah yang diberangkatkan.
Pantauan tribunjambi.com, pelepasan oleh Bupati Merangin, Al Haris, di Masjid Muhajirin Bangko, Sabtu (3/2) malam.
Mereka yang diberangkatkan terdiri 29 orang laki-laki dan enam orang perempuan.
Adam Ismail, guru mengaji yang ikut berangkat umrah, mengaku bersyukur yang tidak terhingga. Sebelumnya, ia tidak membayangkan impiannya untuk berangkat umrah bisa terwujud.
"Saat saya mendapat penggilan dari panitia diberi kesempatan berangkat umrah gratis dengan biaya pemerintah, saya kaget. Rasa penuh haru dan bahagia membaur jadi satu dan saya benar-benar merasakan betul nikmat Allah," jelas Adam Ismail.
Adam Ismail juga mengaku berterimakasih kepada Bupati Merangin yang telah dengan susah payah mengadakan program tersebut. Dia berharap program mengumrahkan pegawai syara dan guru mengaji itu akan terus berlanjut ke depannya.
Bupati Al Haris mengatakan program memberangkatkan umrah para guru mengaji dan pegawai syara merupakan mimpinya dari 2013. Tapi kerena dalam prosesnya pernah mengalami masalah, sehingga pada 2018 ini baru terlaksana.
"Masalah itu terjadi dari soal penganggarannya. Namun setelah Bagian Kesra Setda Merangin melakukan studi banding ke Kota Linggau, penganggaran itu ternyata tidak masalah dan diperbolehkan," ujar Bupati.
Guru mengaji dan pegawai syara yang diumrahkan itu, jelas bupati, karena dinilai teladan. Mereka telah mengabdi puluhan tahun dibidangnya. Keiklasan mereka itulah yang membuat hati bupati tersentak untuk mengumrahkannya.
BACA Viral Facebook King Kobra Vs Piton Raksasa Pertarungan Berakhir Dengan Mengenaskan, Merinding
"Ini merupakan suatu penghargaan yang bisa saya berikan kepada para guru mengaji dan pegawai syara yang telah mengabdi puluhan tahun. Saya lihat ada yang sudah 40 tahun mereka mengabdi sebagai guru mengaji," terang Bupati.
Saat menyalami satu per satu calon jemaah umrah itu, bupati sempat meneteskan air mata. Betapa tidak, para guru mengaji itu sering bercerita dengan murid-muridnya tentang pelaksanaan ibadah umroh, disisi lainnya mereka sendiri belum pernah berangkat umrah.
Karena keterbatasan ekonomi, berangkat umroh hanya terus menjadi mimpi para guru mengaji dan pegawai syara.
"Untuk itu mimpi mereka itu kita wujudkan hari ini dengan memberangkatkan umrah para guru mengaji dan pegawai syara," terang Bupati.
Bupati berpesan selama berada di Tanah Suci, jemaah harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk ibadah. Namun demikian jangan lupa makan dan jaga kesehatan, agar ibadah yang dilakukan berjalan lancar.
BACA Rambut Panjang Berurai Debu, Vanesha Cantik Ngebut 23 Pebalap Pria Hirup Asap Knalpot
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pelepasan-calon-jemaah_20180204_123010.jpg)