Speedboat Pancung Kini Ditinggal Pelanggan, Warga Pilih Pakai Jalur Darat

Tempat ia mengais rezeki ini tidak akan bertahan lama lagi. Karena banyak masyarakat yang sudah menggunakan jalur darat.

Speedboat Pancung Kini Ditinggal Pelanggan, Warga Pilih Pakai Jalur Darat
TRIBUNJAMBI/Afrisandy Pratama Yogi
Speedboat pancung 

Laporan Wartawan Tribun, Afrisandy Pratama Yogi

TRIBUNJAMBI.COM - Dahulupun speedboat pancung ramai yang menyewa.

Bahkan dulu alat transportasi ini ramai dinaiki para pekerja di PT-PT yang ada di Jambi seberang.

"Sekarang PT sudah banyak tutup, jadi tambah lebih susah. Pendpatan makin menurun. Paling yang tinggal PT. Pesut. Itupun pegawainyo lah lewat darat," tutur Iskandar dengan wajah kecewa. Namun terap tersenyum.

Untuk pemasukanpun menurun. "Dulu sehari dapat 500 ribu, sekarang lah sepi. 300 ribu sehari be susah," jelas Iskandar yang juga pemilik speedboat pancung.

Sekarang masyarakat yang menggunakan alat transportasi speedboat pancung tak sebanyak dulu lagi.

"Kini paling cuma tinggal 10 speedboot pancung yang ada," tagas Iskandar.

Ia juga mengatakan dari 10 yang ada paling hanya satu atau dua speedboat pancung yang berangkat. Bahkan saat tribun melihat langsung kelapangan. hanya terlihat satu speedboat pancung yang berlabuh.

Bahkan pendapatan makin menurun. "Hari ini paling 300 ribu perhari. Itupun susah nian dapatnyo," tutur Iskandar.

Ia menyadari tempat ia mengais rezeki ini tidak akan bertahan lama lagi. Karena banyak masyarakat yang sudah menggunakan jalur darat.

"Sekarang bertahan be lah dlu, lamo-lamo akan hilang mungkin. Karno orang makin sepi, yang nak naik speed. Kalau lah ilang besok tepakso usaho lain. Kekebun atau nguru kebun orang," pungkas Iskandar.

Penulis: yogi
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved