Lelah dengan Kebisingan Kota? 7 Tempat Ala Negeri Dongeng Ini Bisa Didatangi, No 3 Ada di Indonesia

Kita semua memiliki gagasan sendiri tentang bagaimana rasanya pergi ke pedesaan. Harapan kita semua hampir bisa dipenuhi

Editor: Suci Rahayu PK

Alberobello terkenal dengan kompleksnya terdiri dari 1.400 bangunan trullo yang diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan sejarah dan kemanusiaan.

Trullos adalah rumah hunian yang terbuat dari batu kapur dan merupakan contoh unik bangunan dengan dinding bata kering. Nama itu sendiri berasal dari kata Latin trulla yang berarti kubah.

4. Longji Rice Terraces, Cina

depositphotos
depositphotos ()

Orang Cina menganggap teras terumbu Longji sebagai satu di antara yang terindah di negara mereka. Orang-orang lokal menyebutnya 'teras Punggung Naga'.

Teras-teras tersebut terletak di Desa Ping An yang penuh warna. Desa ini sudah ada sejak abad ke-12 dan dibangun di atas lereng gunung setinggi 1.100 m.

Baca: Masih Ingat Tina Toon? Cepat Kurus, Ternyata Latihan Ini 3 Menit Sehari, Lihat Dulu dan Sekarang!

Pembangunannya memakan banyak waktu dan usaha namun para petani yang hidup pada saat itu tidak memiliki pilihan karena harus memberi makan keluarga mereka, dan membangun rumah di pegunungan merupakan satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.

3. Pariangan, Indonesia

Gunung berapi aktif Merapi, menara di atas desa ini di Sumatera Barat dan merupakan satu di antara harta karun terbesar di negara ini. Pariangan dianggap sebagai desa tertua masyarakat Minangkabau.

Karena itulah turis yang penasaran akan bisa belajar banyak tentang budaya dan adat istiadat penduduk asli.

Orang bisa menemukan rumah tradisional yang menawan, di antaranya ada bangunan berusia 300 tahun dengan dinding anyaman rotan, serta masjid indah abad ke-19.

Baca: Modal Rp 500 Ribu Jualan Bakso Bakar, Mantan Atlet Gulat Ini Sekarang Omsetnya Rp 7 Juta

2. Giethoorn, Belanda

depositphotos
depositphotos ()

Satu di antara desa yang paling menakjubkan dan berwarna-warni di Belanda disebut Giethoorn atau 'The Dutch Venice'. Nama kedua berasa dari lokasinya, desa berdiri di atas saluran air, panjang totalnya melebihi 4,8 mil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved