Lagi-lagi Pengembang Angso Duo Modern Umbar Janji

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pasar Angso Duo modern ditargetkan akan selesai pada 20 Mei 2018. Meskipun

Lagi-lagi Pengembang Angso Duo Modern Umbar Janji
TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO
Bangunan baru pasar Angso Duo, Sabtu (4/11) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pasar Angso Duo modern ditargetkan akan selesai pada 20 Mei 2018. Meskipun sebelumnya ditargetkan selesai pada 20 Januari 2018, namun kenyataannya belum selesai. Maka kontrakpun diperpanjang dan PT EBN sebagai pengembang berjanji pada 20 Mei 2018 bangunan pasar sudah selesai dan relokasi pedagang pun bisa dilakukan.

Humas PT EBN, Azhari Safi'i saat hearing di DPRD kota Jambi, Rabu (31/1) menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi kendala saat pembangunan, sehingga target tidak tercapai.

"Karena ada beberapa hal, kita tidak bisa melaksanakan pembangunan sesuai jadwal. Namun kita berjanji seluruh bangunan selesai 20 Mei 2018 dan semua pedagang bisa direlokasi. Pas Ramadan pasar bisa digunakan," ujarnya saat hearing bersama Komisi II DPRD, Disperindag Provinsi Jambi, dan Disperindag Kota di gedung DPRD Kota Jambi .

Lanjut Azhari saat ini penyelesaian sudah 85 persen. Bahkan untuk block B dan D sudah rampung dan bisa direlokasi pedagang. "Namun pedagang mintanya relokasi dilakukan bersamaan. Padahal kalau sekarang direlokasi untuk pedagang ikan, daging dan sayur yang akan menempati block B dan D bisa dilaksanakan," ujarnya.

Untuk pembangunan pasar Angso Duo secara keseluruhan memakan biaya Rp 187 miliar. "Saat ini kita menghabiskan biaya Rp 140 miliar. Selebihnya digunakan finishing," jelasnya.

Namun menurutnya, jika pasar Angso Duo baru rampung, relokasi pedagang juga baru bisa dilaksanakan kalau pedagang sudah melunasi pembayaran ruko, kios dan lapak. Jika belum lunas, maka pedagang tidak bisa menempati bangunan tersebut.

"Saat ini baru 30 persen dari 3.200 pedagang yang melunasi DP. Nanti pada saat akan relokasi, pembayaran keseluruhan harus dilakukan. Jika belum lunas, maka tidak bisa masuk. Untuk harga bervariasi mulai Rp 18 juta hingga ratusan juta rupiah," ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Umar Paruk menyatakan bahwa pihaknya minta adanya koordinasi yang baik antara Pemprov, Pemkot dan PT EBN. Sehingga pada saat relokasi nanti tidak terjadi kericuhan di kalangan pedagang.

"Kita juga meminta agar jadwalnya jangan diundur lagi. Jangan diperpanjang lagi. Harus sesuai target pada 20 Mei 2018 nanti bangunan sudah selesai dan relokasi pedagang bisa dilaksanakan," terangnya. (cya)

Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved