Jok Ambulans Diduga Dijual, Tebo Langsung Heboh
Jok ambulans itu diduga telah dijual oknum puskesmas. Sayangnya, hingga saat ini tidak disebutkan lokasi persisnya.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Masyarakat Tebo sempat dihebohkan dengan kabar dugaan penyalahgunaan bed pasien di Rumah Sakit Sultan Thaha untuk kepentingan pribadi.
Kali ini, kabar mengejutkan datang dari instansi kesehatan di Tebo, terkait adanya dugaan penjualan jok mobil ambulans untuk kepentingan pribadi.
Temuan ini disampaikan Sekretaris Daerah Tebo, Abu Bakar, bahwa satu di antara puskesmas yang ada di Tebo.
Menurut Abu Bakar, temuannya berawal dari informasi yang didapat di lapangan, kemudian dilakukan pendalaman terkait kabar tersebut.
Jok ambulans itu diduga telah dijual oknum puskesmas. Sayangnya, hingga saat ini tidak disebutkan lokasi persisnya.
"Kalau untuk puskesmasnya di mana itu saya rahasiakan," kata Sekda.
Sekda bilang bahwa hal tersebut sudah disampaikan ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, Ridwan, untuk ditindaklanjuti.
"Saya suruh menemukan sendiri di mana puskesmas dan oknumnya yang menjual tersebut," kata Abu Bakar.
BACA Sherrin Tharia Istri dari Zumi Zola Komen Tegas ke Netter di Instagram Terkait Kasus Suaminya
Sementara itu, Ridwan membantah adanya dugaan penjualan jok ambulans. "Saya sudah mengumpulkan staf saya dan menanyakan kabar itu dan ternyata tidak ada penjualan tersebut," katanya.
Ridwan mengatakan saat pembelian ambulans sesuai e-katalog biasanya yang ia tahu terkait kendaraan bukan isi berupa jok. "Jok itu seberapa lah harganya," katanya.
Terakhir pada tahun lalu, hanya satu unit pembelian ambulan.
"Coba tanya balik ke sekda siapa orang yang menjual dan di mana puskesmasnya yang menjual jok. Setelah saya panggil staf dan petugas tidak ada penjualan tersebut," kata Ridwan.