Wow, Polda Jambi Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi, Selasa (23/1) lalu,

Tribun Jambi
Polda Jambi melakukan ekspose tangkapan sabu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi, Selasa (23/1) lalu, mengamankan tiga kilogram sabu-sabu yang akan diselundupkan dari Aceh menuju Jambi, dan kepolisian berhasil mengamankan tiga orang pelakunya.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS, mengatakan kasus itu terungkap setelah anggota satuan narkoba mendapatkan informasi, akan ada nakotika yang masuk dan transaksi narkoba dalam jumlah besar di satu hotel di Kota Jambi.

Penyelidikan pun berlangsung selama beberapa hari, akhirnya polisi mengetahui ada dua orang kurir asal Aceh, yang menggunakan mobil pribadi menuju Jambi dengan membawa paket sabu. Ternyata barang haram itu beratnya tiga kilogram, yang sudah dibungkus dan diduga berasal luar negeri.

"Anggota kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan kendaraan yang dicurigai melintasi jalan lintas Sumatera di Jambi, yang kemudian dicegat dan diberhentikan untuk diperiksa," kata Muchlis.

Saat diperiksa, dari dalam mobil toyota avanza warna putih dengan nomor polisi asal Sumatera Utara tersebut, polisi menemukan tiga paket sabu-sabu ukuran besar, atau total beratnya 3 kg yang dikonversi senilai miliaran rupiah, disimpan dalam dasbor mobil.

Kedua pelaku warga Aceh tersebut mengaku diperintahkan seorang bandar jaringan internasional, untuk mengantarkan paket sabu ke Jambi, dengan tujuan warga Kota Jambi. Pelaku berjanji bertemu di satu hotel di Jambi. Tepatnya, di kamar hotel nomor 1408, di bilangan Jalan Pattimura, polisi menangkap dua pelaku lainnya, yang diduga sebagai penerima paket sabu-sabu tersebut.

Keempat pelaku yang diamankan polisi terkait kasus narkoba itu adalah M (42) warga Desa Namloh Baro, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun Aceh, S (30) warga Sekupang, Kabuaten Kepulauan Riau, J (42) warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"Dari keempat pelaku polisi berhasil menyita tiga bungkus jenis sabu-sabu, empat unit telepon genggam dan satu unit mobil avanza veloz putih dengan nomor polisi BK 1968 OL," jelas Muchlis, kepada wartawan kemarin.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat sesuai pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. (udi)

Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved