Nangis dan Minta Ampun Setelah Pukuli Anak Tiri sampai Tewas dengan Tengkorak Pecah

Setiap perbuatan yang kita lakukan pasti ada konsekuensinya. Berani berbuat kejahatan, berarti harus bersiap menerima hukuman.

Nangis dan Minta Ampun Setelah Pukuli Anak Tiri sampai Tewas dengan Tengkorak Pecah
Daily Mail
Joshua Richards (21) menangis saat menjawab pertanyaan hakim atas tuduhan kasus pembunuhan yang ia lakukan pada anak tirinya, Brentley Gore (3). 

TRIBUNJAMBI.COM -- Setiap perbuatan yang kita lakukan pasti ada konsekuensinya.

Berani berbuat kejahatan, berarti harus bersiap menerima hukuman.

Tidak ada alasan apapun yang bisa diberikan jika sudah berhadapan dengan hukum.

Baca: Ini Kontestan yang Harus Pulang pada Babak Spektakuler Indonesian Idol 2018

Meski menyatakan menyesal dan menangis untuk meminta ampunan, hukuman yang sudah dijatuhkan tidak bisa ditarik kembali.

Sebuah penyesalan ditunjukkan oleh pemuda yang telah membunuh anak tirinya.

Richards berfoto bersama anak tirinya, Gore. (Daily Mail)
Richards berfoto bersama anak tirinya, Gore. (Daily Mail) ()

Joshua Richards (21) yang mengenakan pakaian berwarna hijau limau, menangis saat dibawa ke ruang sidang.

Dilansir Tribunnews dari Daily Mail, Rabu (31/1/2018), Richards menjalani sidang pertamanya atas kasus pembunuhan terhadap Brentley Gore (3), anak tirinya yang masih balita.

Baca: Cara Praktis Memotret Bulan Supermoon Pakai HP Malam Ini, Begini Setingannya

Sebuah rekaman menunjukkan Richards menangis tersedu-sedu saat menjawab pertanyaan hakim pada Minggu (28/1/2018) kemarin.

Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved