Jadi Imam Salat di Afganistan, Fadli Zon Menilai Itu Pencitraan yang Bagus Jokowi

ia menganggap apa yang dilakukan Jokowi selama di Afghanistan tersebut merupakan 'contoh pencitraan' yang bagus.

Jadi Imam Salat di Afganistan, Fadli Zon Menilai Itu Pencitraan yang Bagus Jokowi
facebook
Presiden Jokowi menjadi imam salat. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai momen 'menjadi imam salat' yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat berada di Afghanistan, merupakan pencitraan yang bagus.

Jokowi memang menjadi imam dalam salat dzuhur saat kunjungan itu, dan menariknya, yang menjadi makmumnya adalah Presiden dari negara tersebut, Ashraf Ghani.

Kendati demikian Fadli menyebut apa yang dilakukan Jokowi biasa saja dan tidak ada hal yang istimewa.

"Kalau (jadi) imam salat, kan biasa ya," ujar Fadli, saat ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu pun kemudian menyebutkan fungsi imam tidak hanya sebagai pemimpin dalam melakukan ibadah salat.

Namun juga harus memiliki sikap yang bisa mewujudkan apa yang diharapkan oleh rakyat.

"Presiden sebetulnya, imam dari rakyat Indonesia dan imam itu harus bisa membawa apa yang diharapkan (oleh rakyatnya)," kata Fadli.

Kendati demikian, ia menganggap apa yang dilakukan Jokowi selama di Afghanistan tersebut merupakan 'contoh pencitraan' yang bagus.

BACA Firasat dari Dina Wulandari Sebelum Pergi, Gadis yang Tewas dengan Cara Sadis

"Saya kira itu pencitraan yang bagus lah," tegas Fadli.

BACA Gerhana Bulan Merah Darah, Warga di Tempat Ini Musti Waspada

Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved