Breaking News:

Bocah Kelas 1 SD Kecanduan "Main Gituan", Sejak Usia 2 Tahun Dititipin di Lokalisasi Dolly

YK kerap mengajarkan adik-adiknya yang berusia tujuh tahun, empat tahun dan satu tahun untuk melakukan

Editor: Edmundus Duanto AS
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bocah perempuan kelas 1 SD di Surabaya memiliki perilaku menyimpang kecanduan seks (sex addict) karena lingkungannya.

Dia sudah diajari menonton film porno ketika masih usia 3 tahun.

"Berdasarkan penelusuran, kemungkinan YK sudah diajari untuk melakukan aktivitas orang dewasa tersebut saat masih usia sangat dini."

"Bahkan sejak usia tiga atau empat tahun, " kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, Nanis Chairani, Rabu (17/1/2018).

Kecanduan seks yang diderita oleh anak perempuan berusia 8 tahun dengan inisial YK di Surabaya ini terjadi karena dia tumbuh besar di kawasan Lokalisasi Dolly, yang kini telah ditutup.

"Kami menemukan kasus anak yang mengalami sex addict lagi. Temuannya baru kemarin. Anak ini diketahui sejak usia dua tahun dititipkan ke neneknya yang tinggal di Dolly," kata Nanis.

YK dititipkan oleh orang tua kandungnya ke sang nenek sampai tahun 2016 sebelum diambil kembali ke Tambak Wedi lantaran neneknya sakit TBC.

BACA Sawahnya Rentan Puso, Petani Desa Ujung Pasir Masih Keberatan Mendaftar AUTP

Disampaikan Nanis, anak tersebut mengalami kelainan seks yang cukup membuat ngeri.

"Kami mulanya menemukan anak ini karena pengaduan dari ibunya saat kami merawat keluarganya yang kena TBC, keluarga ini mengidap TBC akibat tertular dari sang nenek, makanya itu anak ini dibawa kembali oleh ibunya," ucap Nanis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved