Anies Lakukan Groundbreaking Rusun DP 0 Rupiah, Warga: Brosurnya Mana?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan groundbreaking pembangunan rumah susun DP 0 rupiah di kawasan Klapa Village,

Anies Lakukan Groundbreaking Rusun DP 0 Rupiah, Warga: Brosurnya Mana?
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
ILUSTRASI Program pembangunan rumah tak layak huni. 

TRIBUNJAMBI.COM- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan groundbreaking pembangunan rumah susun DP 0 rupiah di kawasan Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018).

Dalam acara itu para ketua RT, RW dan perwakilan warga diundang untuk menyaksikan momen awal pembangunan program perumahan murah tersebut.

Rosidah merupakan salah satu warga yang hadir dalam acara groundbreaking itu.

Rosidah warga Klender, tak jauh dari kawasan Klapa Village.

"Saya ke sini karena katanya rumah DP 0 rupiah sudah mulai, tapi mana brosurnya?" kata dia.

Baca: Tiket Konser Celine Dion Dinilai Terlalu Mahal, Ternyata Ini Pertimbangan Pihak Penyelenggara

Baca: Minta Tolong Disembuhkan Penyakitnya, Gadis Ini Malah Diajak ke Pantai dan Digoyang Sang Dukun

Baca: Kecewa Tak Ditemani Suami Belanja, Istri Nekat Gantung Diri. Sang Suami Mengaku. . .

Rosidah mengira, di acara tersebut dirinya dapat memperoleh informasi mengenai cara membeli dan harga cicilan rumah susun DP 0 rupiah tersebut.

"Saya itu sudah lama ngontrak, sebulan Rp 1,2 juta. Suami saya tukang ojek online dan punya tiga anak yang masih sekolah. Kalau cicilan rumah ini lebih murah dari harga kontrak kan saya bersyukur," kata Rosidah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, mekanisme pembelian rumah akan diumumkan setelah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbentuk pada April mendatang.

Namun, Anies telah mengumumkan harga unit hunaian tersebut.

Akan dibangun 703 unit hunian pada tahap awal pembangunan yang terdiri dari 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21.

Harga per unit untuk tipe 36 adalah Rp 320 juta, tipe 21 Rp 185 juta.

"Nanti besaran dan lama cicilannya bervariasi sesuai pendapatan. Namun aturan dari Bank Indonesia cicilan itu maksimal 30 persen dari pendapatan. Yang pasti program ini untuk warga berpenghasilan di bawah Rp 7 juta," ujar Anies, Kamis.

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved