Parenting

Balita Sudah Fasih Mengaktifkan Youtube, Ini Trik Supaya Tak Kebablasan ala Smartmom Yuli

Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari lagi. Setiap hari, setiap saat kita seperti diharuskan untuk bersentuhan

Balita Sudah Fasih Mengaktifkan Youtube, Ini Trik Supaya Tak Kebablasan ala Smartmom Yuli
TRIBUN JAMBI/ALDINO
Mendampingi anak menggunakan gadget.

TRIBUNJAMBI.COM - Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari lagi. Setiap hari, setiap saat kita seperti diharuskan untuk bersentuhan dengan teknologi, terlebih pada smartphone. Saat ini hampir semua orang memiliki smartphone untuk menunjang aktivitasnya.

Lalu bagaimanakah jika smartphone itu digunakan untuk anak-anak? Tentunya pengawasan orang tua sangat diperlukan di sini. Seperti Yuli Yanti, karyawan swasta ini tidak memungkiri sedikit banyak memberikan edukasi melalui tontonan tv dan youtube kepada anaknya, Alexa Catherine yang berusia 4 tahun. Tentu saja hal ini dalam pengawasannya sebagai orang tua.

“Karena anaknya sudah ngerti untuk buka youtube sendiri. Tapi kalau mau buka gadget biasa izin dulu dan dibuat perjanjian boleh lihatnya berapa lama,” ungkapnya kepada Tribun.

14012018_anak_gadget
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Baca: MIRIS - Wanita Ini Kehilangan Pekerjaan, Kekasih, dan Uang Ratusan Juta Gara-gara Kecanduan Game Ini

Dari youtube itupula Alexa belajar bahasa Inggris melalui lagu-lagu yang ia putar. Yuli menceritakan bahkan sejak usia belum genap dua tahun pun Alexa bisa menyanyikan lagu daddy finger, abc, jonny-jonny yes papa dan lagu anak berbahasa Inggris lainnya. Selain lagu ada juga tontonan kayce and rachel yang dari percakapan mereka alexa belajar kosa kata baru dalam bahasa Inggris.

“Dari lagu itu dia bisa tangkep sendiri artinya. Bahkan ia lebih tau kosa kata bahasa Inggris dari pada ibunya. Walaupun memang baru beberapa kata saja,” ucapnya.

Segala tontonan memang tersedia di youtube. Menghindari tontonan yang tidak pantas untuk anak-anak ia selalu menemani dan mengawai apa-apa saja yang diakses oleh Alexa. Kalaupun ada ia langsung bisa melewatkannya karena memang tidak pantas ditonton anak-anak.

Kemudian, sebagai pekerja dan ibu rumah tangga tentu harus pintar-pintar membagi waktu demi kebersamaan dengan anak. Dimulai dari pagi sebelum memulai aktivitas ia bersama keluarga selalu berdoa bersama dan sarapan bersama.

“Jam makan siang saya menyempatkan untuk pulang ke rumah dengan waktu yang satu jam dimanfaatkan untuk makan siang dan bertemu anak menanyakan kegiatan apa saja di sekolah belajar dan bermain apa. Pulang kerja setelah beres-beres pekerjaan rumah ikut bermain bersama anak dan mendengarkan ceritanya tentang aktivitas seharian,” katanya.

Dalam akivitas itu, ia juga disampingi suami, saling berbagi tugas. Kemudian Minggu dan libur kerja merupakan hari keluarga. Ini waktu mengajak anak jalan-jalan ke mal untuk bermain dan makan di luar. 

14012018_gadget2
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)
Halaman
12
Penulis: Nurlailis
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved