Intip Oshogatsu, Tradisi Pergantian Tahun di Jepang. Dari Mendengarkan Lagu Sampai Hidangan Mochi

Seiring dengan bergantinya tahun 2017 ke 2018, masyarakat Jepang akan merayakan Oshogatsu, yaitu sebuah tradisi unik yang

Intip Oshogatsu, Tradisi Pergantian Tahun di Jepang. Dari Mendengarkan Lagu Sampai Hidangan Mochi
Noramimiyuma
Kota Okutama di ujung barat kota Tokyo bagi anak-anak berbagai hal serba gratis. 

Tapi, ada satu bagian penting oshogatsu yang tidak bisa dilewatkan oleh siapa pun.

Yaitu medley makanan tradisional Jepang yang disajikan di seluruh penjuru.

Tradisi ini disebut osechi ryori yang sudah ada sejak periode Heian (794 M-1185).

Menariknya, dianggap tabu untuk memasak di hari-H, sehingga persiapan dilakukan pada hari-hari terakhir akhir tahun.

Tantangannya adalah, memasak makanan yang bisa dimakan selama liburan.

Mereka yang membuatnya, menyimpan makanan tersebut di dalam kotak pernis tradisional bertingkat (jubako), dan dimakan pada suhu kamar.

2
Makanan tersebut disimpan di dalam kotak pernis tradisional bertingkat (jubako). (Next Shark)
Sayuran mendominasi di osechi ryori.

Namun, ada pula ikan bakar, tai (sea bream) dan buri, mochi (kue beras tebal), kaldu bening dengan mochi dan sayuran bakar, udang, teratai dan kesemek kering.

3
Mochi. (Next Shark)

Ini masih termasuk hidangan yang sederhana, masih banyak sajian yang lebih rumit lagi. (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved