Akses Jalan Provinsi di Kuala Tungkal - Jambi Hancur Lebur
KUALA TUNGKAL, TRIBUN - Akses jalan Provinsi Jambi yang menghubungkan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan
Penulis: Hendri Dunan | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Hendri Dunan
KUALA TUNGKAL, TRIBUN - Akses jalan Provinsi Jambi yang menghubungkan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan dan Senyerang ke simpang tiga jalan lintas Kuala Tungkal-Jambi kondisinya saat ini memprihatinkan. Bahkan boleh disebut nyaris putus.
Kerusakan diperparah tingginya curah hujan di kawasan Tanjab Barat memasuki peralihan musim di ujung 2017 ini. Camat Pengabuan Hermansyah mengatakan, kondisi jalan sudah rusak sebelum memasuki musim penghujan. Saat masuk musim hujan bertambah parah dan sulit dilalui. Mengingat lubang penuh kubangan lumpur setelah terus menerus diguyur hujan.
"Kondisi jalan seperti ini sudah dua minggu rusak parah, bahkan ini bakal putus total untuk dilalui oleh mobil maupun motor," ungkap Camat, Minggu (30/12).
Dia menyebutkan, terkait kondisi jalan tersebut sudah lama jadi keluhan warga, dan jauh hari dirinya beberapa kali menyampaikan ke Dinas PU Provinsi Jambi, tapi belum ada respon.
"Kita sudah beberapa kali komunikasi ke Plt Kadis PU Provinsi, Tetap Sinulingga, malahan beberapa kali saya kirim foto kondisi jalan saat ini," imbuhnya.
Kondisi terparah ini ada di empat titik di sepanjang sekitar 2 kilometer, tepatnya di Parit 11 dan Parit 12 Desa Karya Maju. Ini memang langganan sering rusak dan belum ada pengerasan maupun aspal sama sekali. "Kalau lambat penanganannya mungkin dalam waktu beberapa hari ke depan akan putus total," sebutnya.
Masyarakat berharap agar Dinas PU Provinsi Jambi segera turun tangan. Mengingat jalan tersebut satu-satunya akses bagi masyarakat Pengabuan dan Senyerang untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. (dun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/30122017_jalan-rusak_20171230_212243.jpg)