Dalam Tahanan, Benginilah Keseharian Tersangka Pembunuh dan Pemutilasi Tauke Sawit di Batanghari

Polres Batanghari sebut perilaku tersangka pembunuhan Terusman tidak memperlihat tanda tanda gangguan kejiwaan

Dalam Tahanan, Benginilah Keseharian Tersangka Pembunuh dan Pemutilasi Tauke Sawit di Batanghari
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Pelaku pembunuhan 

TRIBUNJAMBI.COM - Polres Batanghari sebut perilaku tersangka pembunuhan Terusman tidak memperlihat tanda tanda gangguan kejiwaan selama berada disel tahanan, pihaknya menunggu instruksi kejaksaan perihal pemeriksaan kejiwaan tersangka. Rabu (27/12)

Pasalnya dalam aksi menghabisi nyawa Dasrullah (45) warga Sumatera Barat pada Sabtu (4/11) lalu, selain terbilang sadis juga menimbulkan pertanyaan terkait kejiwaan tersangka yang dengan sengaja memutilasi dan memakan alat kelamin sang majikan.

Beberapa waktu lalu pihak Reskrim Polres Batanghari menggelar Rekontruksi pada Jumat (22/12) lalu di Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Aspal Puntung SP 2 Desa Tidar Kuranji Kecamatan Maro Sebo Ilir, kini terus melakukan pemeriksaan intensif dan sudah memasuki tahap 1.

Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki Jatipratama melalui, Kanit Pidum Ipda Mulyono saat dijumpai diruang kerjanya, memastikan bahwa tersangka Mansur tidak mengalami gangguan kejiwaan.

“Memang kita belum melakukan pemeriksaan secara medis. Akan tetapi sejauh ini tidak ada tanda-tanda bahwa yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan, terkait tindakamanya memakan alat kelamin tersebut ,” Ujarnya Rabu (27/12)

Lebih lanjut dikatakannya pula, untuk saat ini tersangka Mansur sendiri diinapkan disatu sel bersama para tahanan lainnya yang berada dipolres batanghari. “ Tersangka tetap kita inapkan di satu sel gabung dengan napi lainnya, tidak ditahan secara terpisah," sebutnya.

Dikatakannya pula, jika dilihat dari keseharaiannya tersangka Tersusman berperilaku wajar, dan sehat juga tidak pernah ngelantur yang menandakan bahwa ada gangguan kejiwaan. Hal tersebut juga dikatakan oleh napi lainnya yang berada satu sel dengan Terusman.

Dikatakan Mulyono, pihaknyabtetap akan menunggu intruksi dari kejaksaaan apabila pihak kejaksaan meminta untuk dilakukan tes kejiwaan.

“ Kalau memang diminta akan kita lakukan tes dan apabila memang ada gangguan kejiwaan akan kita ganjal dengan pasal 44 Kuhp terpenuhi atau tidak. selain itu kita juga melihat keputusan dari pengadilan layak apa tidak untuk dipidanakan,” Jelasnya

Sementara itu, terkait RF (16) yang merupakan anak kandung Mansur, dalam waktu dekat akan memasuki tahap II. Keduanya sudah masuk tahap I, kalau untuk sang anak tetap akan kita kenakan pasal peradilan anak dalam waktu dekat akan memasuki tahap II.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved