Ditemukan Tewas dalam Kondisi Mulut Terikat dan Penuh Luka, Kematian Serma Achmad Masih Misterius

Polres Malang masih menyelidiki kasus kematian Sersan Mayor (Serma) Achmad (44) seorang prajurit Divisi

Ditemukan Tewas dalam Kondisi Mulut Terikat dan Penuh Luka, Kematian Serma Achmad Masih Misterius
ilustrasi Kerabat korban histeris tak kuasa melihat saudara mereka yang tewas. (Metro/Getty Images) 

TRIBUNJAMBI.COM- Polres Malang masih menyelidiki kasus kematian Sersan Mayor (Serma) Achmad (44) seorang prajurit Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad TNI Angkatan Darat (AD) yang ditemukan meninggal dalam kondisi mulut terikat dan penuh luka.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, dilihat dari bekas luka saat ditemukan, ada dugaan prajurit itu dianiaya terlebih dahulu sebelum akhirnya meninggal.

Apalagi, mulut prajurit itu dalam keadaan terikat kain.

"Kemungkinan dianiaya terlebih dahulu. Makanya saya bilang meninggalnya bukan wajar. Tetapi akibat ada beberapa tanda-tanda penganiayaan," jelasnya, Senin (25/12/2017).

Baca: Salut! Ajak Anak Cucu Liburan ke Taman Safari, Jokowi Lakukan Hal Mengagumkan Ini

Baca: Bukan Obesitas, Ternyata Hal Ini yang Lebih Mematikan Ketika Seseorang Hidup Sendiri, jauh-jauh Deh!

Baca: 13 Tahun Tsunami, Ustadz Abdul Somad Hadir Hadiri Zikir Internasional di Aceh

Dikatakan Yade, berdasarkan hasil visum, terdapat sejumlah luka pada tubuh prajurit itu.

Luka-luka itu seperti bekas pukulan benda tajam dan tumpul.

"Ada beberapa luka, ada di pelipis, leher, dan di belakang kepala. Kemudian ada luka seret juga. Kemungkinan TKP-nya bukan di tempat itu tetapi di tempat lain kemudian diseret kesana," katanya.

Halaman
12
Tags
luka
mulut
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved