Kerukunan Minang Kerinci Gelar Sunatan Massal Untuk 1.000 Anak

Sebuah kegiatan sosial kemanusiaan akbar digelar Pemkot Sungai Penuh bersama Kerukunan Minang Kerinci Indonesia (Minker)

Kerukunan Minang Kerinci Gelar Sunatan Massal Untuk 1.000 Anak
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Sebuah kegiatan sosial kemanusiaan akbar digelar Pemkot Sungai Penuh bersama Kerukunan Minang Kerinci Indonesia (Minker) serta Universitas Yarsi Jakarta. Selama dua hari berturut - turut ( 22-23 Desember 2017) kolaborasi Pemkot Sungai Penuh- Minker Indonesia- Universitas Yarsi menggelar Bakti Sosial Sunatan Massal bagi ribuan anak yang diprioritaskan dari kalangan tidak mampu.

Sebanyak 23 orang Dokter dari Universitas Yarsi diterjunkan untuk menyunat anak anak yang berasal dari setiap penjuru Kota Sungai Penuh.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh itu mendapat respon luar biasa dari warga masyarakat yang ditandai dengan ramai dan padatnya lokasi acara. Walikota H AsafriJaya Bakri (AJB) menyebut kegiatan akbar tersebut sebagai bagian dari eksistensi kemanusiaan yang begitu bernilai dan bermanfaat sangat besar.

Baca: NGERI! Ade Tersengat Listrik dan Tersangkut di Atas Papan Billboard di Jalan Patimura Jambi

"Terima kasih yang sebesar besarnya kami ucapkan kepada Kerukunan Minang Kerinci Indonesia dan Universitas Yarsi. Kegiatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga ini menjadi ladang pahala," papar Wako.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Minang Kerinci Indonesia, Alfi Sutan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkot Sungai Penuh atas respon dan dukungan luar biasa terhadap pelaksanaan sunatan massal.

"Saya tidak dapat berkata apa apa. Terima kasih atas dukungan Pemkot Sungai penuh yang luar biasa ini. Semoga kedepan kita bisa terus berbagi bersama, sebagai bentuk kepedulian kepada tanah kelahiran," sebutnya.

Sunatan massal ditargetkan diikuti 1.000 anak. Setelah di Kota Sungai Penuh kegiatan akan dilanjutkan di Kabupaten Kerinci.

Salah satu warga, Mil Bahtera, ditemui saat mengantar keponakannya mengikuti sunatan massal, mengungkapkan rasa terima kasih kepada penyelenggara kegiatan.

Baca: Anggap Kemendagri Hapus TGUPP, Mendagri Tegaskan Hal Ini pada Anies Baswedan

Baca: Diduga Korban Perampokan, Seorang Nenek Tubuhnya Ditemukan di Dalam Sumur!

"Kami dari keluarga yang kurang mampu merasa sangat tertolong dengan adanya kegiatan ini. Andai saja setiap paguyuban atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan punya rasa kepedulian dan mau berbagi secara nyata seperti ini tentu akan luar biasa sekali," ujarnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved