Tak Ingin Berakhir Seperti Kim Jonghyun? Kenali Gejala Depresi Berikut Ini!

Kabar meninggalnya vokalis utama boyband SHINee, Kim Jonghyun memang meninggalkan duka mendalam bagi seluruh

Personel SHINee, Jonghyun(soompi.com) 

TRIBUNJAMBI.COM- Kabar meninggalnya vokalis utama boyband SHINee, Kim Jonghyun memang meninggalkan duka mendalam bagi seluruh penggemar dan juga kerabatnya.

Meskipun tengah berada di puncak karir, siapa sangka, pria kelahiran Seoul, 8 April 1990 ini menyimpan kesedihan yang mendalam sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Sebelum mengambil keputusan bunuh diri, Jonghyun mengirim pesan pada kakak perempuannya.

Ia juga mengungkap bahwa Jonghyun telah melalui masa-masa yang sulit belakangan ini.

"Hingga saat ini aku benar-benar kesulitan. Tolong bawa aku pergi. Beri tahu semua orang bahwa aku menderita. Ini ucapan terakhir saya," begitu bunyi pesan singkat yang dikirim Jonghyun pada kakaknya seperti dilansir dari Koreaboo.

Sekitar pukul 16.42 waktu Korea, kakak Jonghyun melaporkan pada polisi jika adiknya hendak melakukan upaya bunuh diri.

Namun nahas, setibanya di sebuah apartemen di mana Jonghyun berada, ia sudah ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Dugaan ia nekat mengakhiri hidupnya dikarenakan depresi yang dirasakannya.

Depresi memang kerap kali menjadi alasan bagi seseorang untuk bunuh diri.

Mengutip Kompas.com, Selasa (19/112/2017), depresi dapat diartikan sebagai sebuah kondisi gangguan psikologis dengan ciri adanya perasaan sedih atau kekosongan mendalam.

Halaman
1234
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: rida
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved