Menteri Kesehatan Tegaskan Difteri Bukan Wabah

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menegaskan, jika penyakit difteri masuk dalam kategori kejadian luar biasa

Menteri Kesehatan Tegaskan Difteri Bukan Wabah
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek 

TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menegaskan, jika penyakit difteri masuk dalam kategori kejadian luar biasa ( KLB).

Hal itu dikatakan Nila untuk meluruskan anggapan bahwa difteri adalah wabah.

Nila mengatakan, pemerintah telah melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan imunisasi melalui Outbreak Response Immunization (ORI).

"Begini, kalau KLB itu kan kalau ada satu kasus saja (laporan dari satu wilayah) itu disebut KLB, itu early warning jadi bukan wabah. Ini saya luruskan. Kita tahu ada satu kasus langsung sergap, jadi kita sudah lakukan ORI," ungkap Nila seusai melakukan kunjungan ke Puskesmas Garuda di Bandung, Kamis (14/12/2017).

Kementrian Kesehatan juga telah menyediakan anti difteri serum (ADS) bagi pasien. ADS merupakan obat atau antibodi yang paling efektif pada pasien yang positif difteri.

Baca: 3 Berita Ini Hebohkan Pemberitaan di Tahun 2017, Nomor 2 Masih Bergulir Hingga Sekarang!

"Jadi serum itu kalau sudah sakit kita harus memberikan anti difteri serum, antibodi. Tapi kalau sudah sakit tapi takut berisiko, kita lakukan imunisasi atau vaksin," kata Nila.

Nila memastikan jika ketersediaan ADS tercukupi. Pemerintah, lanjut Nila, telah bekerja sama dengan Biofarma dalam hal pengadaan ADS.

"Jadi ADS ada dari Biofarma tapi itu impor. Kami sudah berkoordinasi dan mereka menyediakan, mudah-mudahan cukup," ucapnya.

Baca: Sentuh Area Sensitif, Teknik Tukang Pijat Tradisional ini Malah Tenar dan Disukai Wanita Cantik

Nila menuturkan, pengajuan permintaan ADS tidak bisa dilakukan langsung ke kementrian, melainkan melalui Dinas Kesehatan.

"Surat tentu tidak ke pusat, tetapi ke Dinas Kesehatan. Dari Dinkes mereka menyediakan, kami bantu ke Dinkes yang memerlukan jadi laporannya ke dinas. Mereka sebetulnya punya tapi mungkin tidak cukup, kami bantu lagi bekerja sama dengan Biofarma. Biofarma oke kok akan memberikan," jelasnya.

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved