Alokasi Dana Desa

Diduga Karena Kasus Suap Ketok Palu, ADD Provinsi Terancam tak Terealisasi

Alokasi Dana Desa (ADD) Provinsi Jambi 2017 terancam tidak terealisasi sama sekali di Kabupaten Merangin. Pasalnya hingga pertengahan

Diduga Karena Kasus Suap Ketok Palu, ADD Provinsi Terancam tak Terealisasi
TRIBUNJAMBI/zulkifli
Ilustrasi: Sosialisasi Dana Desa. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Alokasi Dana Desa (ADD) Provinsi Jambi 2017 terancam tidak terealisasi sama sekali di Kabupaten Merangin. Pasalnya hingga pertengahan Desember ini dana Rp 60 juta perdesa di Merangin itu belum juga ditransfer ke Kas Daerah (Kesda) Merangin. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Merangin, M Ladani, Rabu (13/12).

Dia mengatakan, hingga saat ini dana ADD tersebut belum juga ditranfer. Padahal sesuai rencana, dana tersebut akan ditransfer pada Senin (11/12) lalu.

“Mengingat waktu sudah pertengahan Desember besar kemungkinan jadi silpa,” kata Ladani. 

Baca: Berdua dalam Lift, Cewek Ini Cepat-cepat Turunkan Celana. Kejadian Selanjutnya Bikin Melongo

Sebab ujarnya, dana ADD provinsi yang totalnya lebih dari Rp 12 Miliar untuk 205 desa di Merangin tersebut juga ada pekerjaan fisik 40 persen. 

“Ya, itu ada juga fisiknya 40 persen. Sementara sejauh ini belum ada realisasi sama sekali,” ujarnya. 

 Mengingat waktu sudah akhir tahun, disebut Ladani pihaknya menghimbau  kades jika anggaran tersebut tidak memungkinkan direalisasi, agar tidak menariknya. 

 "Kita himbau kades kalau tidak memungkinkan agar tidak ditarik,” ucapnya.

Seharusnya lanjutnya, dana tersebut sudah ditranfer jauh-jauh hari. Namun karena ada kendala seperti Plt Sekda dan pejabat Provinsi diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka hal itu menjadi tertundanya tranfer dana tersebut.

“Itu kemarin ada kejadian yang menimpa pejabat Provinsi kita. Sehingga pada saat itu penandatanganan nota transfer oleh Sekda, tapi karena ada kendala maka setelah ada pejabat yang ditetapkan Gubernur, surat tersebut sudah ditanda tangani dan disampaikan kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baca: Chumaidi: Limo Jam Aku di Gedung KPK, Ini yang Ditanyakan

Baca: Bekraf Arahkan Pelaku Usaha Buat Asosiasi, Agar Mudah Membuat Portal Online

Menurutnya, jika dana tersebut cepat masuk ke rekening daerah. Dana tersebut bisa segera dimasukan ke rekening masing-masing desa.

“Kami sebenarnya sudah lama menyurati kepala BPKAD, sesampainya dana bantuan provinsi ke kas daerah, untuk secepatnya dikirim kemasing-masing rekening desa,” pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved