Puluhan Mahasiswa KAMMI Demo di Tugu Sungai Penuh
Puluhan kalangan mahasiswa dari organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kerinci turun ke jalan.
Penulis: hendri dede | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan kalangan mahasiswa dari organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kerinci turun ke jalan, Minggu (10/12).
Mereka melakukan aksi damai di Tugu Kota Sungai Penuh menyampaikan pernyataan sikap atas pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tentang pemindahan ibukota Israel ke Yerusalem.
KAMMI menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap, serta melakulan aksi galang dana untuk membantu muslim Palestina.
Koordibator lapangan aksi KAMMI, Asef Prianto mengatakan KAMMI mencermati dan mendalami kondisi global saat ini, berkaitan dengan pernyataan reaktif presiden Amerika (AS) Donald Trump yang telah menjadikan kota suci Al-Quds sebagai ibukota negara Israel, dan bermaksud memindahkan kedutaan AS ke kota suci tersebut.
Maka KAMMI Kerinci dan Sungai Penuh, kata dia, menyatakan pernyataan sikap bahwa mengecam keras tindakan presiden AS dalam upaya legalisasi pemindahan ibukota Israel dari Tel Aviv ke kota suci Al-Quds (Yerusalem), serta pemindahan kedubesnya ke kota suci tersebut.
"Tindakan ini merupakan bentuk arogansi kesewenang-wenangan yang akan menyulut api permusuhan. Selain itu rencana pemindahan ibukota ini merupakan tindakan yang tidal bisa diterima KAMMI dan umat Islam," ujarnya.
Selain itu KAMMI Kerinci dan Sungai Penuh menyerukan kepada seluruh elemen dan lapisan masyarakat serta seluruh umat Islam untuk bersatu, memberikan doa -doa terbaik, serta memiliki sikap empati yang besar terhadap rakyat Palestina baik yang berada di kota Al-Quds (Masjid Al Aqsa) maupun kota Gaza dan kota lainnya secara moril maupun materil, sebagaimana mencintai sesama muslim yang lainnya.
Selain itu KAMMI mendukung penuh pemerintahan Joko Widodo untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan legalisasi Al Quds sebagai ibukota Israel.
"Kita berharap peran pemerintah Indonesia agar pemindahan ibukota ini tidak terjadi," ujarnya.
Pantauan Tribun di lapangan aksi tersebut berlangsung damai dan tertib. Kendati di pusat kota tetapi tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
Mahasiswa juga membagi-bagi selembaran kerta yang berisikan pernnytaan sikap dan ajakan agar muslim bersatu. (Hdp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/demo-kammi-di-sungai-penuh_20171210_172815.jpg)