Amkinah Rodliyah Bocah Penderita Tumor Ganas di Kota Jambi Butuh Bantuan

Amkinah Rodliyah, bocah berusia 5 tahun, penderita tumor grade 2 jenis ganas, saat ini hanya bisa terbaring lemas

Penulis: Zulkipli | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Amkinah Rodliyah 

TRIBUNJAMBI.COM - Amkinah Rodliyah, bocah berusia 5 tahun, penderita tumor grade 2 jenis ganas, saat ini hanya bisa terbaring lemas, dengan bagian kepala yang membenjol dan membesar  terbungkus perban.

Selang kecil berwarna putih sebagai saluran nutrisi dan makanan terpasang di hidung hingga lambung anak malang ini.

Kondisi Putri dari pasangan Mahruddin dan Parani ini kini sungguh sangat memprihatinkan, kondisi berat badannya yang sangat menurun drastis.

Kulit kepala yang tidak ada lagi rambut, membuat secara sepintas anak tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Hari-hari seorang anak seumuran dengannya biasa dihabiskan dengan bermain.

Namun Amkinah kini hanya mampu terbaring menanggung sakit yang dideritanya, bahkan mengeluarkan suara untuk memanggil ibunya saja tak mampu.

Hanya kedipan mata yang bisa dilakukan Amkinah untuk berkomunikasi dengan ibundanya.

Saat TRIBUNJAMBI.COM rabu (6/12), mengunjungi kediamannya di Komplek Permai RT 17 Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi terlihat kondisi Amkinah Rodliyah terbaring lemah dan tak berdaya dengan keadaan sebagian kepala terbungkus dengan perban.

Parini, orangtua Amkinah mengatakan, tumor yang diderita anaknya sudah berlangsung sekitar 8 bulan.

Bahkan sudah beberapa kali menjalani operasi.

Hanya saja, setelah dioperasi belum kunjung membaik seperti sediakala, namun hanya sedikit normal untuk beberapa waktu saja.

“Untuk makan dan minum Amkinah dibantu menggunakan selang,” ungkap Parini dengan raut wajah sedih.

Ibunda Amkinah juga bercerita, sebelum sakit putrinya tersebut adalah anak yang pintar serta berprestasi di sekolahnya. Karena Amkinah sempat duduk di bangku TK.

"Adek ini dulunya cerdas serta berprestasi di sekolah. Siapapun yang melihat foto adek waktu adek sehat pasti menyebut adek cantik sekali," Tutur Ibunda Amkinah.

Ibunda mengakui bahwa putrinya tersebut juga anak yang tegar dan kuat. Bahkan, saat masih bisa berkomunikasi selama beberapa waktu dirawat di rumah sakit Amkinah tidak mau melihat ibundanya menangis.

"Adek selalu bilang, adek yakin adek pasti sembuh, bunda jangan menangis. Jadi saya pura-pura tidak menangis, kalau lagi menagis saya hanya bilang lagi mengantuk saja," tutur Parini.

Melihat kondisi anaknya saat ini, orangtua Amkinah sangat membutuhkan bantuan uluran tangan dari para dermawan.

Saat ini ia hanya merawat sendiri putrinya dirumah, dengan memberikan obat-obatan herbal berharap putrinya tersebut sembuh.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved