Saksi Ahli SKIPM Sebut Potensi Kerugian Rp 5,7 Miliar dari Penyelundupan Baby Lobster

Tiga terdakwa kasus dugaan tindak pidana penyelundupan Baby Lobster, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa (5/12/201).

Saksi Ahli SKIPM Sebut Potensi Kerugian Rp 5,7 Miliar dari Penyelundupan Baby Lobster
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tiga terdakwa kasus dugaan tindak pidana penyelundupan Baby Lobster, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa (5/12/201). 

Ketiga terdakwa adalah Muamar Kadapit, Aripudin, dan Mansur merupakan warga asal DKI Jakarta dan Jawa Barat itu diamankan dalam kasus ilegal fishing dalam upaya penyelundupan dengan barang bukti 35 ribu ekor baby Lobster asal Jawa Barat. 

Dalam persidangan yang dipimpin ketua Majelis Hakim, Arfan Yani Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zuhdi menghadirkan saksi Ahli dari Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas I Jambi. 

Dalam persidangan tersebut, Paiman, Kasubsi Wasdalin SKIPM Jambi selaku saksi ahli membeberkan upaya penyelundupan tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. 

Ditemui usai persidangan, Paiman mengatakan jika penangkapan ketiga terdakwa dilakukan setelah bekerjasama dengan direktorat Polair Polda Jambi pada 21 Oktober 2017 lalu. 

Saat itu ketiga tersangka dirangkap dalam perjalanan saat melintas di Jalan Pangeran Hidayat, Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru. 

Terdakwa berasal dari Jakarta mengendarai dua unit mobil jenis Avanza dan Agya, setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti Baby Lobster. 

"Baby Lobster jumlahnya sekitar 35 ribu ekor akan di bawa ke Sabak atau ke Tungkal untuk diselundupkan ke Singapur," katanya. 

"Dari Singapur nanti akan dibawa lagi menuju vietnam. Di sana akan dibesarkan dan kemudian mereka pasarkan lagi karna setelah besar harganya akan lebih mahal," ujar Paiman.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved