Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Wow Dokter Ini Klaim Telah Berhasil Melakukan Transplantasi Kepala dari Mayat Manusia

Lagi-lagi dunia kedokteran dihebohkan atas pernyataan seorang dokter asal Italia, Sergio Canavero pada konferensi pers

Editor: rida
Seekor tikus menjadi bahan eksperimen untuk membuktikan jika transplantasi kepala dapat dilakukan.Seekor tikus menjadi bahan eksperimen untuk membuktikan jika transplantasi kepala dapat dilakukan. (wsj.com) 

TRIBUNJAMBI.COM- Lagi-lagi dunia kedokteran dihebohkan atas pernyataan seorang dokter asal Italia, Sergio Canavero pada konferensi pers yang digelar Jumat (17/11/2017).

Dalam konferensi yang digelar di Vienna, Austria itu, Canavero menyatakan dirinya telah berhasil melakukan transplantasi kepala dari mayat manusia.

"Langkah tersebut merupakan yang terakhir yang akan diambil sebelum melakukan transplantasi kepala manusia hidup yang mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah," ungkapnya dalam sebuah video yang beredar di Facebook.

Melansir wonderfulengineering, Rabu (22/11/2017), dokter bedah saraf ekstentrik tersebut telah melakukan pertukaran kepala dua mayat dengan mengganti kepala dari satu mayat dan meletakannya ke mayat lain.

Canavero melakukan operasi tersebut selama 18 jam di Harbin Medical University, China.

Dan selama itu, ia mengklaim telah berhasil menghubungkan kembali saraf tulang belakang, saraf, serta pembuluh darah di tulang belakang dan leher.

Tak hanya itu, Canavero juga merangsang saraf mayat setelah menjalani prosedur operasi untuk melihat apakah upaya transplantasi bereaksi.

Canavero tak melakukan operasi itu seorang diri.

Seorang dokter asal China, Xiaoping Ren memimpin berlangsungnya operasi tersebut.

Sebelumnya, ia telah melakukan trasnplantasi bagi hewan pengerat dan monyet.

2
Seekor tikus menjadi bahan eksperimen untuk membuktikan jika transplantasi kepala dapat dilakukan.Seekor tikus menjadi bahan eksperimen untuk membuktikan jika transplantasi kepala dapat dilakukan. (wsj.com)

Walaupun prosedur operasi ini terbilang aneh dan sangat beresiko, Canavero tak menerangkan secara rinci proses operasi yang mereka lakukan.

Bagaimana melepaskan kepala dari mayat, atau peralatan pendukung apa saja yang digunakan dalam operasi.

"Saya akan menerbitkan sebuah makalah ilmiah dengan rincian tersebut dalam beberapa hari ke depan," tuturnya.

Rencana transplantasi manusia telah menjadi kontroversi sejak 2015.

Namun, Canavero terus berjuang melakukan penelitian hingga ia berencana melakukan transplantasi kepala pada manusia hidup akhir tahun 2017 nanti.

Operasi tersebut rencananya akan dilakukan di China, karena otoritas Eropa dan Amerika tidak mendukung eksperimen tersebut.

Selama rentang waktu yang tersedia, Canavero terus menerus melakukan eksperimen pada beberapa kepala hewan.

Ia memutus kepala dan menyambungkannya kembali pada tulang belakang.

Bagamana menurutmu? (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved