Breaking News:

Satu Desa Masuk Gugatan Pilkades Sungai Penuh

Pilkades serentak di 19 desa di Kota Sungai Penuh telah selesai dilaksanakan. Dari 19 desa tersebut terdapat satu desa yang menggugat Pilkades,

Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Pantauan Tribunjambi.com, Pilkades di beberapa desa di Sungai Penuh, Minggu (29/10/2017) dikawal ketat aparat Polres Kerinci dan Polda Jambi, serta dari Kodim 0417 Kerinci. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Pilkades serentak di 19 desa di Kota Sungai Penuh telah selesai dilaksanakan. Dari 19 desa tersebut terdapat satu desa yang menggugat Pilkades, yakni desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung. Gugatan disampaikan oleh Cakades Koto Padang bersama kalangan lembaga swadaya masyararakat.

Kabid Pemerintahan Desa Kota Sungai Penuh, Zaini membenarkan adanya gugatan soal Pilkades Koto Padang. Zaini memgatakan dalam gugatan tersebut menurut penggugat bahwa ada pemilih warga Koto Padang bahwa KTP miliknya ditolak saat hendak memilih, padahal masih ada waktu. Sehingga menurutnya pihak panitia tidak profesional dalam menjalankan tugas.

"Iya cakades yang kalah mengadu ke camat selaku panitia, termasuk ke kita Pemdes selaku fasilitator," jelasnya Senin (13/11).

Zaini Ahmad menerangkan secara umum, hasil Pilkades serentak se-Kota Sungaipenuh telah berjalan lancar. Gugatan tetap di proses asalkan sesuai prosedur dari calon Kades bisa-bisa saja. Untuk saat ini gugatan tersebut masih dalam proses penyelesaian. "Sesuai tahapan waktu gugatan diberi tiga hari setelah pemilihan. Namun, laporan gugatan kita menerima dari BPD, pihak Kecamatan yang menyelesaikan bersama kita," jelasnya.

Ditanya apakah bisa dilakukan pemungutan suara ulang (PSU), dia mengatakan belum bisa dipastikan. Karena masih dalam penyelesaian.

"Kalau pemungutan suara ulang tidaklah, tak sempai sejauh itu. Kita proses dulu sudah memanggil BPD dan camat," katanya.

Sedangkan bahan berkas untuk 18 desa sudah masuk Pemdes sungai Penuh. "Bahan atau berita acara itu harus dilanjutkan karena tahapan. Kalau dak BPD nisa digugat calon terpilih. Jadi 18 desa sudah," katanya.

Untuk pelantikan Kades terpilih masih melihat jadwal dan kondisi. Dijadwalkan pada Desember ini dilakukan pelantikan Kades terpilih.

"Sekarang kita baru verifikasi 8 berkas pilkades dalam waktu dekat rampung semuanya 18 berkas untuk diajukan ke Wako, nanti baru dilakukan pelantikan di Desember," bebernya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved