Tinggalkan Ayahnya yang Sekarat Demi Operasi Pasien Kritis, Kisah Dokter Ini Bikin Hati Teriris-iris

Dia harus memilih menyelamatkan nyawa pasiennya atau menemani ayahnya yang sedang sekarat.

Tinggalkan Ayahnya yang Sekarat Demi Operasi Pasien Kritis, Kisah Dokter Ini Bikin Hati Teriris-iris
Kolase/Tribun Jambi
Dokter menangis usai operasi pasiennya 

TRIBUNJAMBI.COM - Dedikasi dan rasa kemanusiaan yang dimiliki dokter ini patut diacungi jempol.

Dia tetap menjalankan tugasnya menyelamatkan nyawa manusia meski menerima kabar duka dari keluarganya sendiri.

Dokter ini merasakan duka mendalam ketika kehilangan ayahnya yang meninggal dunia.

Saat melakukan operasi pada pasien, dia menerima kabar bahwa ayahnya telah meninggal dunia.

Pernahkah Anda bermimpi menjadi dokter saat masih muda?

Anak mengidolakan dokter karena mereka menyelamatkan nyawa dan menyembuhkan penyakit.

Tapi yang tidak mereka ketahui adalah menjadi dokter bukanlah hal yang mudah.

Dokter pantas diakui dan dipuji sebagai pahlawan.

Mereka mendedikasikan hidupnya untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Kadangkala demi menyelamatkan hidup oranglain Ia harus mengorbankan kepentingannya sendiri.

Halaman
1234
Penulis: bandot
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved