Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Heboh Video TKW Curhat Sambil Nangis Dipaksa Layani Nafsu Majikan dan Anaknya

Roda kehidupan memang akan selalu berjalan keras. Terlebih bagi mereka yang bekerja di luar negeri seperti para Tenaga

Editor: rida

TRIBUNJAMBI.COM- Roda kehidupan memang akan selalu berjalan keras.

Terlebih bagi mereka yang bekerja di luar negeri seperti para Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Kehidupan TKW di negeri rantau bisa saja tak seindah yang dibayangkan.

Iming-iming gaji besar, membuat TKW rela meninggalkan keluarga dan kampung halaman.

Wajah empat WNI yang dipastikan jadi korban tewas dalam kecelakaan bus di Pulau Pinang, Malaysia
Wajah empat WNI yang dipastikan jadi korban tewas dalam kecelakaan bus di Pulau Pinang, Malaysia (net)

Namun, apa daya terkadang kepahitan yang mereka dapatkan.

Jangankan dapat gaji, untuk sekadar makan saja kepayahan.

Ada yang dijatah makan hingga kelaparan.

Lebih parahnya lagi ada yang mengalami penyiksaan dari majikan.

Lengkap sudah penderitaan.

Disiksa majikan, gaji tertahan, dan makan tidak teratur.

Belum lagi beban pekerjaan yang terkadang tak masuk akal.

Mereka harus bekerja dari terbit matahari hingga menjelang dini hari.

Sukmi TKW yang disekap selama 22 tahun, kisahnya bikin merinding. Deddy Corbuzier menguak di Hitam Putih Trans 7.
Sukmi TKW yang disekap selama 22 tahun, kisahnya bikin merinding. Deddy Corbuzier menguak di Hitam Putih Trans 7. (TRANS 7/HITAM PUTIH)

Tubuh mana yang kuat menjalani pekerjaan seperti itu.

Hanya semangat dan keinginan mencari nafkah yang menguatkan para TKW ini.

Tetapi, ada satu yang membuat mereka tidak tahan.

Yakni ketika harga diri sebagai wanita terkoyak-koyak.

Tak hanya fisik tetapi batin juga tersiksa.

Ketika seorang wanita dipaksa melayani nafsu birahi orang lain yang pastinya bukan suami sendiri.

Kondisi inilah yang diungkap seorang TKW.

Fitriyani (19) TKI yang bekerja ke Malaysia melalui calo dipulangkan dalam kondisi kaki kirinya membusuk, Kini remaj aasal Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseuimawe. Foto direkam Sabtu (5/12)
Fitriyani (19) TKI yang bekerja ke Malaysia melalui calo dipulangkan dalam kondisi kaki kirinya membusuk, Kini remaj aasal Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseuimawe. Foto direkam Sabtu (5/12) (SERAMBI/SAIFUL BAHRI)

Seperti yang dilansir dari Bangka Pos, Nur nama wanita cantik berhijab itu.

Dia mengisahkan cerita kelamnya di akun YouTube PNG KARP.

Nur mengaku tidak bekerja di rumah tersebut.

Baca: Makan Sandwich, Bocah Tiga Tahun Ditemukan Tewas. Penyebabnya Juga Sering Diderita Anak Kita!

Baca: Lepas dari Militer Myanmar, 25 Ribu Anak Rohingnya di Pengungsian Alami Gizi Buruk

Baca: Ribut dengan Ipar, Fitri Ditemukan Tewas Gantung Diri. Sedihnya Ia Sedang Hamil 3 Bulan!

Selama dua bulan, rumah itu bagaikan tempat penyiksaan batin dirinya.

Dia terpaksa balik lagi ke rumah itu untuk menagih gajinya.

Sebelumnya tidak dibayar penuh.

Tetapi tidak tahu di negara mana Nur bekerja.

Dia mengaku bekerja di rumah tingkat tiga dan dikerjakan sendiri.

"Aku bekerja sejak Subuh sampai saat ini. Aku bilang pada majikan tidak betah," ungkap Nur.

Bekerja berat bagi Nur adalah risiko yang harus dihadapi sebagai seorang asisten rumah tangga.

Tetapi yang membuatnya sedih dan kecewa adalah, ketika dipaksa melayani nafsu majikannya.

Tidak hanya majikan laki-laki, tetapi anaknya juga ikut-ikutan memaksa minta dilayani Nur.

Sejumlah tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia berada di mes penampungan, di KBRI Abu Dhabi
Sejumlah tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia berada di mes penampungan, di KBRI Abu Dhabi (Antara)

Tentunya kondisi itu membuat Nur tersiksa.

Dia heran, dua pria bejat itu tidak mencari pelampiasan kepada istri atau wanita penghibur.

"Kenapa tega banget, kalau minta ng*wek, kenapa tidak minta sama istrinya atau mereka bisa beli," ujarnya sambil menangis terisak.

Nur tak kuasa menahan luka batin di hatinya.

Dia tak berani mengadu kepada majikan perempuan.

Penyebabnya, majikan perempuan galak pada pembantu.

Dia berharap dalam beberapa hari bersabar menerima nasib tersebut.

Rekaman video bisa Anda saksikan di SINI

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved