Pilot Tempur Indonesia Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur Australia

Timor Timur (Tim-Tim) lepas dari NKRI (Agustus 1999), militer RI dan Austrlia memang cenderung memiliki hubungan yang makin memanas.

Pilot Tempur Indonesia Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur Australia
TRIBUNJAMBI/ALDINO

Kapten Azhar dan kedua rekannya pun mengira bahwa dua obyek itu adalah helikopter dan merupakan sasaran yang cukup mudah bagi kedua Hawk bersenjata lengkap.

Jarak antara kedua Hawk dan dua pesawat penyusup itu sekitar 97 mil, dengan heading 108 derajat dari Satrad 251.

Berdasarkan laporan Kapten azhar, karena kedua pesawat penyusup posisinya makin mencurigakan, Satrad 251 lalu memerintahkan agar kedua Hawk mendekati laporan sasaran dengan sandi X itu (Lasa X).

Kedua Hawk kemudian terbang melesat pada ketinggian 20.000 kaki dan terus dipandu oleh Sastrad 251 mengingat pada jarak tersebut, radar yang dimiliki kedua Hawk belum bisa mendeteksi kedua target.

Dalam kondisi yang makin genting itu, Satrad 251 melaporkan lagi bahwa jarak mereka semakin mengecil menjadi sekitar 40 mil. Situasi itu mengindikasikan ada kemungkinan radar yang dimiliki Hawk sedang di-jamming.

Dengan kata lain dua target justru sedang melancarkan tantangan sekaligus perlawanan. Karena semakin mencurigakan kedua Hawk kemudian meminta Satrad 251 untuk terus menuntun hingga mendekati Lasa X.

Setelah jarak menjadi sangat dekat sekitar 10 mil, naluri Azhar sebagai pilot tempur terlatih segera bereaksi.

Spontan diaktifkannya switch sistem Air Combat Maneuver (ACM), agar sistem penembakan rudal mulai bekerja. Kedua Hawk sudah dalam kondisi siap siaga untuk melakukan duel udara (dogfight) dan rudal udara ke udara pun siap ditembakkan.

Kedua target rupanya tahu sedang dikejar dan radar peringatan dini milik kedua pesawat asing itu rupanya juga telah memberitahu tentang ancaman rudal kepada para pilotnya.

Kedua pesawat asing tiba-tiba melesat terbang untuk mencapai ketinggian 30.000 pada kecepatan 670 knot. Suatu manuver tempur menghindar tapi juga sekaligus merupakan manuver untuk persiapan menyerang.

Halaman
1234
Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved