Enaknya! Perusahaan Ini Beri Insentif Karyawan yang Berhenti Merokok, Bisa Dicontoh Lho

Sebuah perusahaan di Jepang telah mengambil pendekatan kreatif untuk memotivasi karyawannya untuk berhenti merokok

Enaknya! Perusahaan Ini Beri Insentif Karyawan yang Berhenti Merokok, Bisa Dicontoh Lho
Bored Panda/ BEHROUZ MEHRI
02112017 Karyawan merokok 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah perusahaan di Jepang telah mengambil pendekatan kreatif untuk memotivasi karyawannya untuk berhenti merokok.

Piala Inc., sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo, memberikan stafnya yang tidak merokok enam hari ekstra liburan per tahun.

Diperkenalkan pada bulan September, kebijakan baru ini dimaksudkan untuk mengimbangi terjadinya gangguan asap rokok dari karyawan.

Pasalnya karyawan yang merokok ternyata menghabiskan waktu 15 menit untuk mengkonsumsi sebatang rokok.

"Salah satu staf yang tidak merokok kami beri pesan di kotak saran perusahaan di awal tahun mengatakan bahwa jeda merokok menyebabkan masalah," kata Hirotaka Matsushima, juru bicara perusahaan tersebut kepada The Telegraph.

Baca: Pertanyaan Menarik untuk Istri dan Para Perokok, Uang Bisa Bikin Berhenti Merokok?

Perusahaan Piala yang berada di Tokyo beri insentif kepada karyawannya yang berhenti merokok
Perusahaan Piala yang berada di Tokyo beri insentif kepada karyawannya yang berhenti merokok (BOREDPANDA)

"CEO kami melihat komentar tersebut dan setuju, jadi kami memberi kesempatan tambahan bagi beberapa orang untuk memberi kompensasi." katanya.

Kantor pusat perusahaan berada di lantai 29 sebuah blok kantor di distrik Ebisu, Tokyo.

Siapa pun yang ingin merokok harus pergi ke ruang bawah tanah, memakan waktu sekitar 15 menit untuk setiap perjalanan.

Sedikitnya 30 dari 120 karyawan perusahaan telah memanfaatkan keuntungan dan mengambil waktu luang sejak perubahan telah dilakukan.

Baca: Alexis Hotel Tak Beroperasi, Ini Pengakuan Mantan Karyawannya Soal Surga Dunia di Lantai 7

Menurut perusahaan, skema tersebut juga mendorong setidaknya empat orang untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.

"Saya berharap dapat mendorong karyawan untuk berhenti merokok melalui insentif daripada penalti atau pemaksaan," CEO Piala Inc Takao Asuka mengatakan kepada Kyodo News. Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa 18,2 persen orang dewasa Jepang merokok (jumlahnya lebih tinggi di antara laki-laki dan generasi yang lebih tua).

Sumber: Bored Panda

Penulis: ekoprasetyo
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved