Pabrik Petasan Meledak, Siman Kehilangan Istri Tercinta. Ia Bercerita, Terakhir Bertemu Istrinya

Posko polisi untuk keluarga korban pabrik mercon di Rumah Sakit Polri terus didatangi sejumlah orang. Mereka bertanya-tanya, apakah ada anggota

Pabrik Petasan Meledak, Siman Kehilangan Istri Tercinta. Ia Bercerita, Terakhir Bertemu Istrinya
Petugas forensik RS Polri Kramatjati menurunkan jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramatjati, Jakarta, Kamis (26/10/2017). Petugas medis akan melakukan otopsi terhadap 47 jenazah korban kebakaran di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses untuk melengkapi proses identifikasi oleh kepolisian. Petugas forensik RS Polri Kramatjati menurunkan jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramatjati, Jakarta, Kamis (26/10/2017). Petugas medis akan melakukan otopsi terhadap 47 jenazah korban kebakaran di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses untuk melengkapi proses identifikasi oleh kepolisian.(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA) 

TRIBUNJAMBI.COM- Posko polisi untuk keluarga korban pabrik mercon di Rumah Sakit Polri terus didatangi sejumlah orang. Mereka bertanya-tanya, apakah ada anggota keluarganya yang bekerja di pabrik mercon dibawa ke rumah sakit itu.

Siman salah satunya.

Warga Kosambi tersebut datang ke RS Polri Kramat Jati untuk mencari jenazah istrinya yang bernama Macik.

"Saya sudah mencari ke empat rumah sakit enggak ketemu juga, akhirnya saya ke sini (RS Polri) dan tadi kakaknya saya bawa buat dites DNA," kata Siman kepada wartawan, Jumat (27/10/2017).

Baca: Berpikir Kena Kutukan, Buah Zakar Pria Ini Sebesar Kepalan Tangan. Dokter Mengatakan

Siman meyakini, jenazah istrinya berada di RS Polri dan berniat untuk segera membawanya pulang dan memakamkannya.

"Katanya saya mesti tunggu hasilnya, satu minggu katanya. Selama seminggu itu saya dan anggota keluarga lainnya akan terus cari informasi soal istri saya," ujar dia.

Siman bercerita, terakhir bertemu istrinya ketika mengantar ke tempat kerja atau ke pabrik mercon tersebut.

Saat ledakan terjadi, dia langsung bergegas menuju pabrik lantaran tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Saya ingat, istri saya kerja pakai baju merah, jilbab, dan celana biru. Sekarang enggak tahu kondisinya gimana," ucapnya.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved