Dugaan Terlibat Jual Beli Jabatan, Astaga Segini Bupati Nganjuk Mendapat Uang Dari Transaksi Itu

setidaknya sudah 11 orang yang berada di Gedung KPK sejak siang hari untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

Dugaan Terlibat Jual Beli Jabatan, Astaga Segini Bupati Nganjuk Mendapat Uang Dari Transaksi Itu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bupati Nganjuk Taufiqurrahman (kemeja biru) keluar dari gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (24/1/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM - Belum habis ingatan pengarahan dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara kepada seluruh kepala daerah, Selasa (24/10) kemarin lusa.

Dalam pengarahannya Jokowi meminta kepada kepala daerah untuk berhati-hati saat mengelola pemerintahan.

Namun begitu pada Rabu (25/10) KPK mengamankan 15 orang dalam operasi tangkap tangan yang melibatkan Bupati Nganjuk, Taufiqurahman.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan dilakukan di dua wilayah berbeda, yakni Jakarta dan Jawa Timur.

Dia menjelaskan, setidaknya sudah 11 orang yang berada di Gedung KPK sejak siang hari untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

"Benar ada operasi tangkap tangan di Jakarta dan di Jawa Timur. Kami amankan 15 orang. 11 orang sudah ada di dalam," jelasnya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/10).

Dari informasi yang dihimpun oleh Tribun, Taufiqurrahman diduga telah melakukan jual beli jabatan di pemerintah daerah setempat.

Dirinya juga dikabarkan menerima ratusan juta rupiah dalam jual beli tersebut.

Hanya saja, Febri enggan menjelaskan lebih lanjut.

Dia mengatakan kasus yang menimpa kepala daerah yang sudah menjabat dua periode itu, berbeda dengan kasus sebelumnya.

Halaman
123
Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved