4 Video Mesum yang Menggemparkan Selain Hanna Annisa

Video berdurasi 5 menit yang diduga pelajar Samarinda itu tersebar di sejumlah media sosial, yakni grup Line maupun grup WhatsApp.

4 Video Mesum yang Menggemparkan Selain Hanna Annisa
IST
Hanna Annisa 

"Tak tahu jika alumni. Jika sudah alumni, kan bukan urusan sekolah lagi. Kami sudah cek dan tak menemukan di daftar siswa aktif sekolah. Saya jamin 1.000 persen. Pihak sekolah mulai tahu sejak sore tadi (kemarin). Ini harus diluruskan. Kalau sudah menyangkut nama sekolah, nanti sekolah yang jadi buruk namanya. Padahal, ini bukan siswa kami. Pengecekan data alumni, kami tak tahu. Untuk data (Alumni), masih belum dicek,"ucapnya.

Budiono pun mengajak ada perbedaan yang harus diambil masyarakat, dalam menyikapi tersebarnya video tak senonoh tersebut.

"Jadi, ini masalah pribadi seseorang. Kalau kejadian di luar sekolah, ya kami mana mampu deteksi 1.000 anak, Kejadiannya dimana dan bagaimana. Ketika pribadi sudah lepas dari sekolah (alumni), ya lepas pula tanggung jawab.

Heboh video mesum, diduga siswi SMAN 1 Samarinda (Screenshot/ Tribun Medan)
Sedangkan tak lepas saja jika kejadiannya tak di dalam sekolah, ya mana mampu sekolah memikul tanggung jawab. Jadi tak perlu dihubung-hubungkan lagi. Jumlah siswa kami ada 1.039 siswa. Apa mungkin, guru yang hanya 50 orang bisa mendeteksi seluruh kegiatan di luar sekolah. Ini tanggung jawab ortu masing‑masing dan juga masyarakat," katanya.

Ia pun menyebut, adanya desas‑desus penyebaran video di medsos, yang menyebut nama Smansa sudah merugikan sekolah.

"Tiap hari bahkan saya sendiri tiap pagi, selalu sampaikan. Hati‑hati, jauhi narkoba, pergaulan bebas, merokok. Itu tiap hari," ucap Budiono.

Tetapi, begitu ada satu yang negatif terjadi, dampaknya langsung tidak baik. Hancur susu sebelanga. Kalau memang sudah alumni, tahun 60, tahun 80.

SMAN 1 ini sudah berdiri sudah lama. Ini juga bukan urusan sekolah lagi jika sudah lulus.

"Betul, nama SMA 1 tercoreng akan hal ini. Kami sedih. Seandainya ini alumni, kami juga ikut prihatin. SMA 1 kami harapkan lulusannya jadi anak soleh dan solehah," katanya.

Budiono menjanjikan pihak‑pihak yang ingin mengecek langsung adanya nama dugaan pelaku tersebut, untuk datang ke sekolah.

Halaman
1234
Editor: awang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved