Tragis, Diberi Es Krim, Bocah SD Ini Dicabuli Teman Ayahnya Sejak Duduk di TK. Sekarang Kondisinya

Kelakuan pria ini sangat keterlaluan. Dia tega mencabuli bocah yang masih sangat belia. Korban yang saat itu masih duduk di bangku TK

Tragis, Diberi Es Krim, Bocah SD Ini Dicabuli Teman Ayahnya Sejak Duduk di TK. Sekarang Kondisinya
Pelaku posisi tengah, baju putih tangan terborgol (mata blur hitam) didampingi Tim Polsek MErawang dan Polsek Kemayoran Jakarta usai penangkapan, Minggu (22/10/2017). (Polsek Merawang) 

Oleh karenanya ayah korban bersama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) langsung melaporkan perbuatan tadi ke Polsek Merawang.

Dalam laporannya, ayah korban menyebutkan, selama ini anaknya sering diajak pelaku jalan-jalan menggunakan sepeda motor atau mobil milik pelaku ke suatu tempat.

"Pengakuan korban pada ayahnya menyebutkan bahwa pelaku telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban sekitar 12 kali. Perbuatan itu dilakukan di lima tempat dan waktu yang berbeda. Pelaku pernah mencabuli korban di semak-semak dekat rumah pelaku, di dalam mobil pinggir Jembatan Baturusa II Airanyir, di rumah masyarakat inisial NL, di kamar mandi dan di kamar rumah pelaku (di Kecamatan Merawang Bangka)," terangnya.

Setelah melakukan perbuatan cabul pada korban, pelaku biasanya memberikan imbalan berupa eskrim.

Imbalan itu agar korban tak memberitahukan apa yang terjadi pada orangtuanya.

Namun kedok pelaku akhirnya terbongkar, setelah dua tahun berlalu.

"Pelaku diduga telah melakukan perbuatan hukum tentang tindak pidana mencabuli anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 RI, Tahun 2004 perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 RI Tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 290 Ayat (2) KUHP," tegas Kompol Sophian.

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved