KPU Kerinci Tidak Memungut Satu Rupiah pun

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kerinci sedang melakukan perekrutan Pantia

Penulis: hendri dede | Editor: ridwan

Laporan wartawan Tribun Dede

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kerinci sedang melakukan perekrutan Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Namun saat ini beredar kabar ada calo mengaku bisa meloloskan peserta dalam perekrutan PPK dan PPS.

Informasi yang diperoleh Tribun, calo berada di berbagai kecamatan meminta sejumlah uang. Informasi diperoleh dari sumber Tribun, di beberapa kecamatan yang marak seperti di Kecamatan Kayu Aro, Batang Merangin, Gunung Tujuh, Kecamatan Siulak Mukai.

"Iya marak calo yang mengaku bisa meloloskan masuk PPK dan PPS, dengan bayar sejumlah uang," kata sumber Tribun, Jumat (20/10). Menurut informasi yang diperoleh, pungutan calo berbeda setiap kecamatan. Namun besarannya Rp 2 juta sampai Rp5 juta untuk PPS. Sedangkan PPK bisa lebih besar lagi dari PPS.

Banyaknya pelamar yang tertarik masuk PPK dan PPS, menurutnya karena masa kerja yang relatif lama yakni sampai 2019. Seorang pelamar Adri kepada Tribun mengatakan dirinya tertarik masuk karena persyaratan tidak terlalu rumit. "Karena ada peluang juga untu tamat SMA. Jadi ikut daftar juga, tadi sudah masuk bahan di POS Sungai Penuh," katanya

Dia mengaku mendengar adanya calo, namun dirinya memilih tak pakai jasa calo. "Iyo ada kawan bilang banyak calo, tapi banyak juga masuk jalur sendiri bae, " katanya

Pihak KPU Kerinci mengaku sudah mendapat kabar tersebut. Komisioner KPU Kerinci, Kumaini mengatakan sudah ada kabar beredar. Untuk itu KPU menegaskan agar masyarakat tidak percaya calo. Peserta jangan percaya ada calo yang bisa menjamin bisa masuk PPK dan PPS. Bahkan masyarakat bisa melaporkan yang kejadian seperti itu ke kepolisian atau ke KPU Kerinci untuk ditindak lanjuti.

"KPU tidak memugut satu rupiah pun dalam perekrutan. KPU tidak memungut satu rupiahpun dalam perekrutan PPK, PPS. Kalau ada yang mengatasnamakan keluarga besar KPU kabupaten Kerinci itu penipuan. Apakah orang dekat komisioner, pejabat maupun keluarga itu tidak benar," jelas Kumaini.

Menurut Kumaini saat ini sedang proses penerimaan berkas dan ceklist sampai tanggal 21 Oktober. Sedangkan tertulis PPS pada 31 Oktober dan PPK tanggal 30 Oktober mendatang di GOR Kemenangan Sakti Alam Kerinci. "Kita menjamin tes PPK dan PPS murni," tegasnya. (hdp)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved