Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi buka Workshop Kurikulum Mulok

Kadisdik Provinsi Jambi Agus Herianto,SH., membuka Workshop penyusunan kurikulum muatan lokal SMA dan SMK In Service ke II

Editor: bandot
IST
Pembukaan Workshop penyusunan kurikulum muatan lokal SMA dan SMK.JPG 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Agus Herianto,SH., membuka secara langsung Workshop penyusunan kurikulum muatan lokal SMA dan SMK In Service ke II (penyusunan bahan ajar) yang diadakan di Hotel Novita, Rabu (18/10).

Workshop ini akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 21 Oktober 2017, dengan peserta sebanyak 120 guru SMA dan SMK yang berasal dari sebelas kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi.

Kadis pendidikan provinsi jambi sangat mengapresiasi pada tim yang telah menyusun dan merumuskan muatan lokal,
“dengan keterbatasan anggaran Tim penyusun telah berhasil merumuskan muatan lokal, menghasilkan suatu karya yang In sya Allah bermanfaat bagi pendidikan anak kedepannya”, ungkap Agus Herianto.

Ditambahkannya, muatan lokal yang masuk kurikulum ini diharapkan dapat mengangkat kearifan lokal pada bahan ajar, Seperti di daerah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai penuh yang memiliki aksara incung.

Disdik Jambi Pelopor Penyusunan Kurikulum Mulok

Ketua tim pengembang kurikulum Drs.H.Syamsirwan,M.Kom menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan tahap penyusunan bahan ajar dan dokumen muatan lokal yang sebelumnya telah dipilah sesuai kebutuhan.

Ada empat ruang lingkup muatan lokal (Mulok) yaitu Sosial ekonomi, Budaya lokal, sejarah jambi, olahraga dan permainan tradisional.

“kita mengakomodir keunggulan muatan lokal dari 11 kabupaten/kota yang ada di provinsi jambi, sampai akhirnya menjadi dokumen muatan lokal”,ujar Syamsirwan
Muatan lokal ini sebagai pemahaman potensi didaerah untuk memberikan bekal sikap, pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik.

Sebagai narasumber hadir kepala pusat kurikulum dan perbukuan balitbang kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, Senior pengembangan kurikulum dan perbukuan balitbang kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, serta dari dinas pendidikan provinsi jambi dan tim fasilitator.

Suprananto dari kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, mengungkapkan bahwa disdik provinsi jambi sebagai pelopor dalam penyelesaian penyususnan kurikulum mulok.

“Kegiatan ini diharapkan terverifikasinya jenis-jenis muatan lokal yang bisa dijadikan materi pembelajaran dilingkungan SMA dan SMK dalam wilayah Provinsi Jambi, berupa seni budaya, prakarya, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, wawasan dan teknologi”, ujar Amri Daiman selaku ketua panitia kegiatan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved