Besok DPO Kasus Korupsi Pengerukan Sungai Batanghari Dibawa ke Jambi Naik Garuda

DPO Kasus dugaan korupsi pengerukan Sungai Batanghari di Pelabuhan Talang Duku tahun 2011 akan di bawa ke Jambi.

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Fifi Suryani
Istimewa
Arief Hidayat (AH) DPO Kejati saat ditangkap di persembunyiannya di kota Bandung Rabu (18/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DPO Kasus dugaan korupsi pengerukan Sungai Batanghari di Pelabuhan Talang Duku tahun 2011 akan di bawa ke Jambi. Dijadwalkan terdakwa akan dibawa ke Jambi pada Kamis (19/10/2017) pagi besok. 

Hal ini dibenarkan Kasi Penkum Kejati Jambi, Dedi Susanto saat dikonfirmasi via telpon seluler pada Rabu (18/10/2017) sore. 

"Besok pagi (Kamis.red) dibawa ke Jambi. Naik pesawat Garuda paling pagi, penerbangan dari Jakarta pukul 05.45 wib," ujar Dedi.

Tim Intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dibantu tim Intel Kejagung kembali mengamankan satu orang DPO kasus dugaan Korupsi Normalisasi Alur Pelayaran Sungai di Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muarojambi. 

 Informasi yang disampaikan Kasi Penkum Kejati Jambi melalui rilisnya menyebutkan, tersangka Atas nama Arief Hidayat (AH) ditangkap di kawasan Komplek Perumahan Palem Permai, Bandung no 34. 

 "Ditangkap hari ini (Rabu.red) pada pukul 14.05 wib," ujar Dedi Susanto, Kasi Penkum Kejati Jambi melalui rilisnya. 

 Tersangka merupakan Direktur Teknik PT Multi Hexaguna Karya. 

 Tersangka sendiri ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun2012 lalu. 

 "Bahwa berdasarkan SPrint Dik No.211/N.5/Fd.1/04/2012 tgl 17 April 2012 tsk telah di duga melakukan TPK pada proyek pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Talang Duku Jambi TA 2011," tulis Dedi melakui Rilisnya. 

 Untuk diketahui dalam satu minggu terakhir sudah orang tersangka DPO Kejati dalam kasus dugaan korupsi normalisasi sungai alur pelayaran di Pelabuhan Talang Duku tahun2011 berhasil ditangkap.

Sebelumnya tim Intel Kejati Jambi berhasil menangkap DPO lainnya dalam kasus ini. Yakni M Toha Maryono als Yono.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved