E KTP

Rekam E-KTP - Sebanyak 7.720 Warga Belum Rekam Data di Kerinci

Dari 173.720 wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Kerinci, tercatat sudah ada 166.000 warga Kerinci

Rekam E-KTP - Sebanyak 7.720 Warga Belum Rekam Data di Kerinci
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN
Ilustrasi: rekam data E-KTP

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Dari 173.720 wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Kerinci, tercatat sudah ada 166.000 warga Kerinci yang sudah perekaman untuk pembuatan E-KTP dan sudah memiliki E-KTP. Sampai saat ini sekitar 7.720 atau tinggal sekitar 5 persen masyarakat wajib E-KTP yang belum mengikuti prosedur perekaman untuk mendapatkan E-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kerinci, Hakiman mengakui saat ini tinggal 5 persen dari jumlah wajib E-KTP di Kerinci yang belum mengikuti proses perekaman. Karena ini ada yg berada di luar negeri maupun di luar daerah. Dengan jumlah tersebut dalam waktu dekat semua masyarakat wajib E-KTP yang ada di Kerinci bisa rampung.

"Tinggal beberapa orang lagi, yang jelas kita bekerja secara maksimal," ungkapnya.

Dikatakannya, dengan jumlah 7.720 orang lagi yang wajib E-KTP, pihaknya menargetkan penyelesaian E-KTP bagi yang wajib KTP di Kerinci pada Desember tahun 2017. Di tengah usaha sosialisasi yang terus diserukan pihaknya, baik melalui Pemerintah Desa maupun langsung turun ke tengah masyarakat.

"Kita juga berusaha untuk jemput bola, agar pelayanan E-KTP bisa segera dilayani dengan baik," terangnya.

Ditambahkannya, penyelesaian pembuatan E-KTP bagi wajib KTP di Kerinci juga didasarkan atas terpenuhinya blanko pembuatan E-KTP, dengan adanya penambahan blanko dari Kementerian. Pada September Disdukcapil menerima blanko 10.500, selanjutnya ada tambahan pada Oktober sebanyak 5.000 blanko.

Saat ini tinggal 4.000 blangko yang masih ada cadangan, untuk pelayanan pembuatan E-KTP di kerinci."Namun yang pasti perekaman jalan terus, saat ini sudah banyak yang melakukan perekaman," sebutnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved