Suci Patia, Putri Cantik Gatot Brajamusti Luncurkan Novel Perdana
Suci termasuk dalam jajaran perempuan yang smart dan cantik. Pesona kecantikan dara berusia 20 tahun ini terlihat jelas
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gatot Brajamusti atau yang lebih dikenal dengan nama Aa Gatot, artis peran sekaligus guru spiritual, memiliki anak gadis yang cantik.
Namanya Suci Patia Brajamusti. Suci merupakan anak sulung dari pria yang kini sedang menghadapi kasusnya di pengadilan itu.
Suci termasuk dalam jajaran perempuan yang smart dan cantik. Pesona kecantikan dara berusia 20 tahun ini terlihat jelas di akun instagramnya.
Selain cantik, Suci Patia juga baru-baru ini menghadirkan sebuah novel ke tengah masyarakat Indonesia, berjudul Silver Linings.
Baca: Kecelakaan Tragis! Wanita Hamil Meninggal Tertabrak Motor dan Terlindas Truk, Begini Kronologinya
Baca: Hasil Visum Anggota Dewan yang Kepergok dengan Janda Diungkap Polisi, Ternyata Mereka. . .
Berdasarkan informasi yang disampaikan Suci di instagram, launching novel ini telah dilakukan pada 9 September 2017 lalu.
Novel ini setebal 280 halaman, dengan cover bernuansa simpel romantis, didominasi warna putih.
Buku terbitan PLP Book tersebut telah mulai beredar dan dijual di berbagai toko buku, termasuk di Toko Buku Gramedia, yang memiliki jaringan pemasaran terluas di Indonesia.
Pada cover novel tersebut, selain nama penulis dan judul novel, ada satu kalimat lagi yang terlihat di halaman cover.
"...pun jika kamu abu yang mengelabuiku atau merah muda yang menjelma setia."
Itulah yang dituliskan mahasiswi jurusan Filsafat di Universitas Indonesia itu di cover buku.
Suci Patia menyebut novelnya berkisah tentang dua orang yang memiliki latar belakang pengalaman sakit hati, namun kemudian bersatu sebagai kekasih.
Novel itu dia dedikasikan untuk kedua orangtuanya. Hal itu diungkapkannya di pengantar novel, yang disebutkan didedikasikan untuk papa dan mama.
Di akun instagramnya, ramai yang memberikan dukungan dan apresiasi untuk Suci. Mereka mendoakan novel tersebut bisa jadi best seller.
Ada juga pengakuan dari orang yang telah membacanya, yang mengaku sangat menikmati jalan ceritanya, dan bahkan merasa ada di dalam cerita tersebut.
Lewati Kesedihan Tiap Hari
Saat orangtuanya, Gatot Brajamusti dan Dewi Aminah diamankan aparat kepolisian pada pertengahan Agustus 2016 lalu, anak-anaknya tidak mendapat kasih sayang orangtuanya.
Suci Patia mengaku dirinya cukup terpuruk, dan hanya bisa melewati hari-harinya, dengan kesedihan yang mendalam.
"Pastinya sedih banget waktu orangtua ditangkap tahun lalu. Mama juga sempat dipenjara satu tahun. Pastinya hancur banget," kata Suci Patia, dikutip dari tribunnews.
Menghadapi cobaan besar dalam itu, Suci menegaskan dia hanya bisa pasrah kepada Tuhan, agar bisa diberikan jalan dan petunjuk.
"Bukan sok religius, cuma kekuatan doa itu diberi kekuatan semangat. Dengan berdoa, aku yakin bahwa aku nggak sendirian dan ada Tuhan yang selalu ada buat kita dan dengerin doa kita," tambahnya.
Menurut Suci, dari kepasrahan dirinya kepada Tuhan ia mengambil sikap untuk tidak memperdulikan omongan orang-orang di luar sana, yang menghina keluarga terutama orangtuanya.
Lanjut Suci, ia tidak akan menutup-nutupi semua permasalahan keluarganya kepada teman-teman dan lingkungan sekitar.
"Kalau ditutup tutupin buat apa. Semua orang sudah tahu. Yah aku tinggal jalanin aja," ujar Suci Patia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20171013_suci-patia-brajamusti-_3_20171013_172901.jpg)