Terjerat OTT KPK, Aditya Anugrah Moha Minta Maaf Kepada Dapilnya

Aditya Anugrah Moha (AAM), Anggota DPR RI Komisi XI meminta maaf kepada dapilnya. Hal itu ia ungkapkan

Terjerat OTT KPK, Aditya Anugrah Moha Minta Maaf Kepada Dapilnya
Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara, Sudiwardono (rompi oranye) digiring petugas dari kantor KPK, Jakarta, ke mobil tahanan, pada Minggu (8/10/2017) dini hari. Ia ditahan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) menerima uang diduga suap terkait penanganan gugatan banding kasus korupsi ibunda anggota DPR Aditya Anugrah Moha, Marlina Siahaan. 

TRIBUNJAMBI.COM- Aditya Anugrah Moha (AAM), Anggota DPR RI Komisi XI meminta maaf kepada dapilnya.

Hal itu ia ungkapkan setelah KPK menetapkannya menjadi tersangka kasus penyuapan Sudiwardono (SDW) Ketua PT Sulawesi Utara, Sabtu (9/8/2017).

Suap senilai Rp 1 miliar yang diberikan dalam dua tahap dimaksudkan untuk mengamankan perkara ibunda dari Aditya, Marlina Moha Siahaan.

Baca: Sedang Tidur, 4 Orang Tewas Saat Longsor Menerjang. Seorang Diantaranya Bayi Berusia 10 Bulan

Baca: Jangan Ditiru! 24 jam Bermain Game Tanpa Henti, Seorang Remaja Alami Kebutaan. Ini Analisa Dokter

Marlina Moha tersandung korupsi TPAPD Bolaang Mongondow‎ dan telah divonis bersalah selama lima tahun. Ia mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Saya selaku pribadi dan tentu atas nama apa yang yang saya lakukan, saya menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat, teristimewa dapil saya di Sulut khususnya Bolaang Raya," terang Aditya Anugrah sebelum digiring ke mobil tahanan, Minggu (8/10/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca: Heboh, Temuan Mortir di Kuburan. Takut Meledak, Polisi Imbau Warga Tidak Menyentuh Benda Mirip Bom.

Baca: Terungkap 5 Fakta Tentang Pesta Gay di Gambir. No 4 Bikin Kamu Bengang Bengong

Lebih lanjut, dikonfirmasi soal sumber uang, Aditya Anugrah belum mau bicara banyak.

Dia mempercayakan pada pengacaranya untuk ‎mengawal kasusnya tersebut.

"Nanti itu (sumber uang) pengacara saja, terima kasih," singkatnya.

Diketahui, Aditya Nugraha yang juga ‎politisi Golkar ditetapkan sebagai tersangka karena menyuap Sudiwardono (SDW) Ketua PT Sulawesi Utara dengan uang Rp 1 miliar untuk mengamankan perkara ibunda dari Aditya, Marlina Moha Siahaan.

‎Atas perbuatannya, Aditya Nugraha ‎ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK.

Sementara tersangka Sudiwardono selaku penerima suap ditahan di Rutan Kelas I JakartaTimur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved