Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Diduga Terinfeksi Virus SARS

Dua Jamaah Haji asal Kabupaten Merangin yang tergabung pada kloter 22, diketahui tak diizin pulang

TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
01102017_jemaah haji 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Dua Jamaah Haji asal Kabupaten Merangin yang tergabung pada kloter 22, diketahui tak diizin pulang bersama rombongan. Mereka belum diperbolehkan pulang lantaran mengalami sakit.

Informasi terakhir yang didapatkan Tribun, satu dari dua jamaah haji asal Merangin itu diduga terinfeksi virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Merangin, Marwan ditemui, Kamis (5/10).

Marwan menyebutkan, ada dua jamaah haji yang sampai saat ini belum diperbolehkan pulang. Mereka yakni, M Amin asal Kecamatan Pamenang dan Siti Rogayah (70) asal Tabir Barat.

“Untuk M Amin hari ini diterbangkan pulang bersama kloter 27. Tapi dia harus istirahat dulu di Batam selama satu hari untuk dicek kembali kesehatannya. Dia sakit sesak nafas,” kata Marawan, Kamis (5/10).

Sementara Siti Rogayah, dirinya belum mendapat kepastian kapan diperbolehkan pulang. Sebab jamaah haji tersebut masih dirawat dirumah sakit di Madinah.

“Untuk Rogayah dia masih dirumah sakit. Dia tidak boleh ditemani oleh siapapun, hanya dokter yang bisa melihatnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, berdasarkan informasi dari petugas haji Merangin yan ada di Madinah. Jamaah haji yang belum ada kabar kapan dipulang tersebut terjangkit virus SARS.

“Kabarnya sakitnya karena terinfeksi virus SARS. Itu informasi yang kita dapatkan,” jelasnya.

Untuk diketahui rombongan jamaah haji asal Merangin yang tergabung pada kloter 22 dan 23 sudah pulang ke Merangin pada Minggu lalu. Namun dari 326 jamaah haji Merangin tersebut dua orang belum diperbolehkan pulang.(*)

Tags
haji
virus
Penulis: heru
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved