Breaking News:

RPJM 2018 akan Dibuat Land Banking

Senin (2/10) walikota Jambi Syarif Fasha menyerahkan Rencana pembangunan Jangka menengah Kebijakan (RPJM) 2018

Penulis: Rohmayana | Editor: Nani Rachmaini
IST
Wali Kota Jambi Sy Fasha menjadi pembicara di Indonesia Future City dan REI Expo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Senin (2/10) walikota Jambi Syarif Fasha menyerahkan Rencana pembangunan Jangka menengah Kebijakan (RPJM) 2018 kepada DPRD Kota Jambi di ruang Rapat A DPRD kota Jambi.

Penyerahan RPJM tersebut sekaligus rapat paripurna internal mengenai penyampaian kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran Sementara (PPAS).

Dari pantauan tribunjambi.com paripurna internal tersebut berlangsung tertutup karena awak media tidak diperkenankan masuk ke ruang rapat.

Ketua DPRD Kota Jambi Muhammad Nasir kepada Tribun Jambi menyebutkan bahwa tahun ini Walikota Jambi menyampaikan RPJM yang terakhir. Dikarenakan masa jabatan Walokota akan berakhir di tahun 2018.

Disampaikan M. Nasir beberapa RPJM yang diajukan Walikota Jambi. Seperti Infrastruktur, Sumber Daya Manusia, Investasi dan pemerintahan yang baik.

"walikota sudah mulai berinvestasi setiap tahunnya, dan memikirkan investasi untuk tabungan di kemudian hari, ini merupakan suatu instrumen yang baik bagi Pemerintah terhadap tata kelola ruang di Kota Jambi," kata M. Nasir.

Bahkan DPRD kota jambi mendorong pemkot untuk berinvestasi. Sebab Persediaan lahan merupakan proyeksi kedepan dalam hal tata lingkungan.

"Karena dengan Land banking maka investasi lahan dan tata ruang sangat bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Terkait berapa anggaran yang akan dikucurkan untuk Land banking. M Nasir belum memperkirakan berapa anggaran tersebut.

"Saat ini kita masih terus membahas anggaran, karena kita mau lihat dulu berapa pendapatan daerah untuk proyeksi ditahun depan," ujarnya.

Selain itu, DPRD kota Jambi berharap agar Transparansi pengelolaan pemerintahan dapat dilakukan sebaik mungkin. Baik dari pendapatan retribusi dan jasa umum lainnya.

"Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat meningkat jika, transparansi pengelolaan Pemerintah meningkat. Sehingga muncul di Fikiran masyrakat untuk berinvestasi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved