Dua Sungai di Merangin Tercemar
Kabupaten Merangin memiliki banyak sungai besar. Air sungai itu pula yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat.
Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Kabupaten Merangin memiliki banyak sungai besar. Air sungai itu pula yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat.
Namun dari banyak sungai yang melintasi wilayah Merangin ini kondisinya sudah tak seperti dulu lagi. Bahkan dua sungai besar kini telah tercemar, ditandai dengan berubahnya warna air sungai.
Dua sungai besar yang telah tercemar tersebut yakni, Sungai Batang Masumai dan Sungai Batang Tabir. Kedua sungai tersebut warna airnya telah menjadi kuning pekat.
Hal itu diakui oleh Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan, Sutoto ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/10).
“Dua sungai di Merangin yakni Batang Masumai dan Batang Tabir secara kasat mata air sudah keruh,” kata Sutoto.
Katanya, dari dua sungai tersebut batang Masumai yang kepekatan keruhnya lebih parah. Namun secara ilmiah, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah air sungai tersebut telah tercemar limbah merkuri.
“Kalau untuk mengetahui kandungan merkurinya itu harus kita uji terlebih dahulu. Saat ini kita sedang mempersiapkannya,” sebutnya.
Dia menjelaskan kondisi kedua air sungai yang keruh tersebut membuat tak terjadi foto sintesis. Hal itu menyebabkan, ketesidiaan makanan bagi ikan yang ada di sungai tersebut berkurang.
“Kita lihat sekarang ikan sudah susah didapat, itu mungkin karena ikannya telah pindah. Dan dengan keruhnya air membuat ikan sulit berkembang,” jelasnya.
Terkait dengan kondisi kedua air sungai tersebut dia menyarankan kepada masyarakat tidak mengkonsumsi secara langsung. Jika ingin mengsumsi air sungai tersebut terlebih dahulu diendapkan.
“Kalau ingin konsumsi harus dilakukan pengendalian terlebih dahulu. Seperti yang dilakukan PDAM itu aman,” pungkasnya. (*)