Agus, Sopir Box yang Bawa 252 Kg Ganja Dilepas Polisi. Ini Alasannya

Raut wajah haru dan bahagia terpancar dari seorang pria yang menggunakan kemeja batik biru. Pria berumur 45 itu bernama Agus Suwardi, sopir pengangk

Agus, Sopir Box yang Bawa 252 Kg Ganja Dilepas Polisi. Ini Alasannya
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
ilustrasi ganja kering 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Raut wajah haru dan bahagia terpancar dari seorang pria yang menggunakan kemeja batik biru.

Pria berumur 45 itu bernama Agus Suwardi, sopir pengangkut ganja sebanyak 252 kg yang disembunyikan dalam 20 keranjang berisi jeruk busuk.

Siang tadi, Minggu (1/10/2017) Agus biasa dia disapa, dijemput istri tercinta dan keluarga untuk kembali ke rumah mereka di Tanah Tinggi, Tangerang.

Hanya gara-gara tidak teliti mengecek barang yang dibawanya yang ternyata berisi ganja, Agus harus menginap selama satu minggu penuh di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Agus diperiksa intensif selama 7x24 jam untuk mendalami keterlibatannya dengan komplotan pelaku.

Hingga akhirnya dari hasil penyidikan dan pengembangan, penyidik menyimpulkan Agus sama sekali tidak terbukti bersalah dan dikembalikan ke keluarga.

Agus Suwardi (45), sopir pengangkut ganja sebanyak 252 kg yang disembunyikan dalam 20 keranjang berisi jeruk busuk.
Agus Suwardi (45), sopir pengangkut ganja sebanyak 252 kg yang disembunyikan dalam 20 keranjang berisi jeruk busuk. (TRIBUNNEWS.COM, THERE)

"Seperti yang sudah dirilis pada 25 September ‎2017 lalu soal temuan mobil box berisi ganja. Sopirnya ini, Pak Agus ternyata tidak tahu menahu apa yang dia bawa. Walau dia yang mengangkut dengan mobilnya dia tidak tahu kalau yang dibawa ganja. Jadi kami lepaskan, bisa kembali ke keluarga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Usai mendengar pernyataan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Agus sempat terdiam. Dia sama sekali tidak menyangka akan berurusan dengan polisi bahkan hingga diliput media.

Argo Yuwono selanjutnya mempersilahkan Agus untuk memberikan klarifikasi ke awak media soal pengalamannya.

"‎Alhamdulilah, ‎saya mengucapkan bismilah dan bersyukur pelaku bisa tertangkap berkat kerja keras polisi. Saya ini tidak tahu apa-apa, kemarin saya dapat orderan di Pasar Induk Tanah Tinggi untuk mengantar jeruk medan ke Karawang dibayar Rp 700 ribu," terang Agus.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved