Traveling

GALERI FOTO: Ada 'Gorila Raksasa' di Taman Wisata Sungai Simpur Muaro Jambi, Jadi Serbuan Warga

Destinasi wisata di Kabupaten Muarojambi kian bertambah. Sungai Simpur, jadi tempat wisata baru setelah kembali dibuka

GALERI FOTO: Ada 'Gorila Raksasa' di Taman Wisata Sungai Simpur Muaro Jambi, Jadi Serbuan Warga
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROJAMBI - Destinasi wisata di Kabupaten Muarojambi kian bertambah. Sungai Simpur, jadi tempat wisata baru setelah kembali dibuka berkat kreativitas dan inovasi pemuda setempat.

Taman Wisata yang beralamat di RT 03, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi ini baru dibuka dalam sepekan terakhir. Kini menjadi salah satu tempat pilihan kunjungan wisata muda-mudi yang mendapatkan spot menarik untuk berselfi ria.

Tempat wisata ini tak jauh dari Kota Jambi, pengunjung hanya butuh waktu 30 menit untuk sampai ke tempat Taman Wisata Sungai Simpur.

01102017_ayunan
Spot ayunan(TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Berbagai spot unik sebagai tempat berfoto, tersedia di tempat wisata ini. Seperti patung gorila raksasa yang terbuat dari rumput ilalang lalu dibalut dengan Ijuk pohon enau atau pohon aren menjadi incaran para pengunjung untuk berfoto.

Selain itu, juga ada replika kapal yang terbuat dari bambu, pengunjung dapat menaikinya untuk berfoto. Replika cerek dan gelas yang terbuat dari rotan, rumah pohon, ayunan di atas air sungai, serta replika kepala rusa raksasa yang terbuat dari rotan, semuanya menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke tempat wisata ini.

Selain itu, saat memasuki areal wisata ini, pengunjung akan menemukan tulisan-tulisan seloko adat budaya jambi yang sengaja dibuat, dan ditulis di papan sepanjang jalan masuk area wisata sebagai kearifa lokal.

01102017_selfie
Selfie (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Wawan alias Asin, Ketua Pengelola Wisata Sungai Simpur menyebutkan, tempat wisata tersebut dibuat dengan swadaya pemuda setempat. "Kami pertama manapaki kapak membuka tempat ini pada tanggal 9 Mei lalu, namun mulai membuka tempat ini untuk dikunjungi dalam tiga minggu terakhir sebutnya kepada Tribunjambi.com, Minggu (1/10).

Lebih lanjut, ia menyebutkan, sejak pertama kali dibuka tempat wisata tersebut telah ramai dikunjungi masyarakat baik dari kota maupun di sekitar Muarojambi.

"Alhamdulillah, pengunjung nya ramai sekali, apalagi hari Minggu. Ini bisa membantu menambah penghasilan warga di sini, dengan berjualan," tuturnya.

01102017_spot kapal
Spot kapal (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Untuk memasuki areal wisata ini, pengunjung hanya perlu membayar sebesar Rp 5.000/orangnya, dan itu sudah termasuk parkir. "Tidak mahal-mahal nian, cukup lima ribu saja," sebut Wawan.

Selain itu, menurut Wawan, nama Sungai Simpur diambil karena adanya pohon simpur yang cukup besar di atas sungai di tempat wisata tersebut.

"Dulunya tempat ini semak belukar, namun kami bergotong-royong menjadikannya tempat wisata bersama-sama. Dan ide-ide Ikon ini semuanya dari pemuda," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved