Anggota VII BPK Kaget Auditor Bawahannya Merekam Pembicaraan Mereka Selama 2,5 Tahun

Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Eddy Mulyadi Soepardi merasa kaget dengan apa yang dilakukan Rochmadi Saptogiri

Anggota VII BPK Kaget Auditor Bawahannya Merekam Pembicaraan Mereka Selama 2,5 Tahun
(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Eddy Mulyadi Soepardi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (27/9/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Eddy Mulyadi Soepardi merasa kaget dengan apa yang dilakukan Rochmadi Saptogiri selaku Auditor Utama Keuangan Negara III BPK.

Selama 2,5 tahun, percakapannya melalui telepon dengan Rochmadi selalu direkam.

Hal itu dikatakan Eddy saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Eddy bersaksi untuk dua terdakwa, yakni Irjen Kemendes Sugito dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan Itjen Kemendes, Jarot Budi Prabowo.

Kedua pejabat Kemendes itu didakwa menyuap Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli, selaku Kepala Sub Auditorat III Auditorat Keuangan Negara BPK.

"Kalau tidak salah, saya direkam selama 29 jam, selama 2,5 tahun," ujar Eddy kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Eddy, ia baru mengetahui adanya rekaman tersebut saat diperdengarkan oleh penyidik KPK.

Saat itu, ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap antara pejabat Kemendes dan auditor BPK.

"Saya kan orangnya terbuka, saya bicara apa adanya. Kadang mungkin saya bicara di luar konteks. Tapi saya akui itu suara saya," kata Eddy.

Eddy mengatakan bahwa ia tidak memahami maksud Rochmadi dengan merekam pembicaraannya melalui ponsel.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved