Tanpa Dokumen, Kayu Meranti Diduga Dibawa dari Hutan Tebo

Sultan Pane, terdakwa kasus pengangkutan kayu diduga ilegal menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (26/9) siang. 

Tanpa Dokumen, Kayu Meranti Diduga Dibawa dari Hutan Tebo
TRIBUNJAMBI/DEDY NURDIN
Terdakwa ilegal Logging 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI  - Sultan Pane, terdakwa kasus pengangkutan kayu diduga ilegal menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (26/9) siang. 

Dalam agenda sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi dari Balai Pengelola Hutan Produksi (BPHP) Wilayah IV Provinsi Jambi. 

Dalam persidangan yang di ketuai Majelis Hakim Lucas Sahabat Duha, Saksi menerangkan bahwa pada intinya pengankutan kayu yang dilakukan Sultan Pane dengan truk ekspedisi tersebut telah menyalahi aturan. 

Eka salah seorang saksi ahli yang dibincangi usai sidang mengatakan dalam kasus ini terdakwa menyalahi peraturan. 

Dimana kayu yang diangkut tersebut dokumennya dari wilayah sumatera barat. "Tapi kenyatannya kayu itu diangkut dari Kabupaten Tebo. Tidak sesuai dokumen,"Katanya. 

Bahkan jauh dari pada itu kayu jenis meranti itu diduga di peroleh dari hutan lindung di Kabupaten Tebo. 

"Itu jelas kayu hutan alam, bukan dari hutan produksi,"Ujarnya. 

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved