Kasus Begal

Hati-hati Kawanan Begal Kerap Beraksi di Jalan Ini

Jalan baru Pemkot Sungai Penuh dari desa Koto Padang menuju desa Baru Debai, Kecamatan Kumun-Debai rawan begal.

Hati-hati Kawanan Begal Kerap Beraksi di Jalan Ini
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Jalan baru Pemkot Sungai Penuh dari desa Koto Padang menuju desa Baru Debai, Kecamatan Kumun-Debai rawan begal. Pengendara yang melewati jalan tersebut khawatir menjadi korban aksi kawanan begal. Pasalnya menurut warga sudah lebih tiga kali aksi begal di jalan raya tersebut.

Keterangan yang diperoleh dari warga dan pengendara yang biasa lewat di jalan tersebut mengatakan, kawanan begal menggunakan senjata tajam saat beraksi di malam hari. Begal berani mélakukan kejahatan, karena jalan tersebut gelap dan tidak ada lampu di pinggir jalan. Selain itu jalanan sepi, karena jarakanya yang jauh dari pemukiman warga.

"Mereka mengintai di tengah jalan, ada sampai tiga atau empat orang. Membawa senjata tajam, sudah banyak korban luka," kata Ari seorang warga Debai, Minggu (24/9).

Informasi yang diperoleh Tribun dari warga bahwa pada Sabtu malam (23/9) seorang pengendara dari desa Semerah, Kecamatan Setinjau Laut menjadi korban aksi begal di jalan tersebut. Korban bersama temannya dari Sungai Penuh melintas jalan tersebut menuju desanya sekitar pukum 19.00 wib. Di perjalanan mereka diberhentikan oleh empat orang pemuda yang hendak merampas kendaraannya.

"Begal memaksa korban turun dari kendaraan, korban dak mau, lalu kena lula bacok d itangan. Dan langsung berputar balik bawa motornya ke belakang. Dan menuju rumah sakit umum (MH Thalib). Tangannya luka," terang sumber Tribun

Sebèlumnya lagi warga desa Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci juga jadi korba begal di jalan sepanjang 1,5 Kilometer itu. Seorang perempuan bersama teman perempuannya dirampas perhiasannya saat lewat pada malam hari di jalan tersebut. Setelah merampas perhiasan emas milik korban, kawanan begal lalu mélarikan diri. "Kuat dugaan pélaku begal anak muda. Yang sudah sering main-main di sana. Saat ada kesempatan mereka beraksi," kata seorang warga Ujung Pasir.

Warga berharap peran aparat kepolisian dalam memberika rasa aman dan menangkap pelaku begal yang meresahkan tersebut. Selain itu Pemkot Sungai Penuh diminta perannya untuk memasang lampu penerang sepanjang jalan tersebut.

"Kalau dibiarkan akan bertambah lagi korban. Kami minta peran aparat kepolisian dan pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengatasi ini," kata warga.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved